Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

  • account_circle Athor
  • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
  • visibility 128

HMP, Jakarta, 19 November 2025 –  Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI.

Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat.

Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, PEMDA Papua Barat Dan DPRD Telah mengajukan Rancangan PERDA Pajak dan Retribusi Daerah (PRD) Kepada Kemendagri Melalui Biro Hukum dan Biro Keuangan Daerah.

Hingga akhir tahun 2025, perda yang telah di ajukan belum juga di setujui untuk di Undangkan dalam lembaran Daerah.

Perda pajak dan retribusi daerah, merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi pendapataan daerah, guna mendukung pembangunan daerah.

Akibat efisiensi anggaran daerah tidak dapat melakukan percepatan lembangunan. Daya beli masyarakat menurun akibat APBD yang menurun.

Program pemberdayaan masyarakat Papua Barat di sektor peranian, perikanan, UMKM bahkan upaya pengenatasan kemiskinan tidak dapat di kerjakan secara maksimal.

Akibat dari efisiensi banyak aspek sosial terdampak. Sirkulasi perputaran uang dan pertumbuhan ekonomi sanggat bergantung pada belanja APBD.

Menurut data BPS, persentase penduduk miskin di Papua Barat Daya adalah 18,13% pada Maret 2024, dengan jumlah 102,27 ribu orang. Angka ini mencakup 24,04 ribu orang di perkotaan dan 78,23 ribu orang di perdesaan. Sementara itu, data terbaru dari September 2024 menunjukkan penurunan jumlah penduduk miskin menjadi 96.810 orang.

Potret Papua Barat Daya tergambar secara terperinciPersentase penduduk miskin: 18,13% Jumlah penduduk miskin: 102,27 ribu orang. Penduduk miskin perkotaan: 24,04 ribu orang (8,51% dari total penduduk miskin)

Penduduk miskin perdesaan: 78,23 ribu orang (27,78% dari total penduduk miskin), Komposisi garis kemiskinan: Makanan,  Rp563.575,00 (74,52%) Bukan Makanan: Rp192.662,00 (25,48%).

Karena itu penting mendorong terbitnya PERDA Pajak dan Restribusi Daerah sebagai solusi pendapatan daerah.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK; Alaram, Pemerintahan Prabowo Gibran Di Terpa Belasan Isu Ekosob Dan Polhukam

    Senator ARK; Alaram, Pemerintahan Prabowo Gibran Di Terpa Belasan Isu Ekosob Dan Polhukam

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kurang dari 7 Bulan, Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran Menghadapi Belasan bahkan Puluhan Isu Strategis Yang Muncul Bersamaan. Kenaikan Harga Minyak Dunia Akibat Perang Iran-AS Menguatnya Nilai Tukar Dolar Terhadap Rupiah Isu PSN, Flm Pesta Babi Peristiwa Hukum Internal Tubuh Pemerintah /BGN Sebagai Kebijakan Strategis Pemerintah. Masalah POLRI VS KEJAKSAAN Eskalasi Konflik Bersenjata di Papua Meningkat Ditandai […]

  • Wakil Ketua Desa Bersatu ARK Bersama APDESI KALTENG Suarakan Jeritan Desa Kepada Presiden

    Wakil Ketua Desa Bersatu ARK Bersama APDESI KALTENG Suarakan Jeritan Desa Kepada Presiden

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 111
    • 0Komentar

    HPN, Kalimantan Tengah 27 November 2025, Wakil Ketua Umum DPP Desa Bersatu Indonesia Maju, Agustinus R. Kambuaya menerima aspirasi Asosiasi Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Tengah. Agustinus yang di dampingi senator Habib Said Abdurrahman menerima sejumlah aspirasi dan isu yang cukup pelik dan krusial meyangkut dinamika desa di Kalimantan Tengah. 9 Tim APDESI yang datang dari […]

  • Senator ARK, Daripada Sekolah Rakyat Presiden Berikan Anggaran Hidupkan Sekolah YPK  Pola Asrama Di Tanah Papua

    Senator ARK, Daripada Sekolah Rakyat Presiden Berikan Anggaran Hidupkan Sekolah YPK Pola Asrama Di Tanah Papua

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sorong 2 Maret 2026, Senator Ark berkunjung ke kantor BP3OKP di Gedung Keuangan Negara Kota Sorong. Kunjungan senator ARK di terima oleh Kepala BP3OKP Bersama staf. Selain ARK, Staf Ahli Bupati Maybrat Ona Sraun juga Turut hadir dalam kesempatan tersebut. Senator ARK Menyampaikan bahwa, Kunjungan penting ini merupakan moment penting dalam rangka konsolidasi kelembagaan untuk […]

  • Senator ARK; Minta Bahlil Dan Golkar Dorong DPRI Revisi UU Omnibuslauw Berikan Kewenangan Ke Daerah

    Senator ARK; Minta Bahlil Dan Golkar Dorong DPRI Revisi UU Omnibuslauw Berikan Kewenangan Ke Daerah

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta 8 Februari 2026, Senator ARK Memberikan tangapan tethadap pernyataan Menterk ESDM dan Ketua Golkar Bahlil Lahadalia. CNN Jakarta,  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menginginkan agar penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) ke depan diberikan ke pemerintah daerah (pemda).Bahlil mengkritik pemberian izin hingga kantor usaha pertambangan selama ini hanya berpusat di Jakarta. […]

  • ISU PAPUA TIDAK CUKUP DIJAWAB DENGAN SALING TUDING , Senator Ark: Minta Pemerintah Hadir Nyata Lindungi Warga Sipil, Pengungsi, dan Tegakkan HAM di Tanah Papua.

    ISU PAPUA TIDAK CUKUP DIJAWAB DENGAN SALING TUDING , Senator Ark: Minta Pemerintah Hadir Nyata Lindungi Warga Sipil, Pengungsi, dan Tegakkan HAM di Tanah Papua.

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SORONG, LPEC NEWS.COM — Minggu, 27 September 2026 — Isu Papua yang kembali menjadi perhatian dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak seharusnya hanya dijawab melalui perdebatan diplomatik maupun saling tuding antarnegara. Senator DPD RI asal Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, S.IP., S.H. (ARK), menilai persoalan Papua membutuhkan respons negara yang terbuka, berbasis data, […]

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    UU Omibuslauw Tancap Gas, RUU Masyarakat Adat Jalan Ditempat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Harapan Negeri, Jakarta, 14 November 2025  Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK ini, bahwa Perjuangan masyarakat adat untuk mendapatkan pengakuan, keberpihakan dan Proteksi seolah bagaikan punguk merindukan bulan Ironi RUU Masyarakat adat yang mandek selama 10 Tahun menunjukan bahwa Atribut busana adat […]

expand_less