Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK; Minta Bahlil Dan Golkar Dorong DPRI Revisi UU Omnibuslauw Berikan Kewenangan Ke Daerah

Senator ARK; Minta Bahlil Dan Golkar Dorong DPRI Revisi UU Omnibuslauw Berikan Kewenangan Ke Daerah

  • account_circle Athor
  • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
  • visibility 69

Jakarta 8 Februari 2026, Senator ARK Memberikan tangapan tethadap pernyataan Menterk ESDM dan Ketua Golkar Bahlil Lahadalia.

CNN Jakarta,  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menginginkan agar penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) ke depan diberikan ke pemerintah daerah (pemda).
Bahlil mengkritik pemberian izin hingga kantor usaha pertambangan selama ini hanya berpusat di Jakarta. Menurutnya kondisi itu tak mencerminkan pemerataan dan keadilan.

Menurut ARK, Menteri ESDM sekaligus ketua partai golkar harus melajutkan pernyataannya melalui Fraksi Golkar di DPR RI. Fraksi Golkar harus meyakinkan 2/3 Anggota DPR RI yang ada untuk mendorong Revisi Terbatas UU Omnibuslauw.

Lanjut ARK, Semanggat perubahan reformasi 1998 di latarbelakangi gejolak   protes masyarakat dan pemerintah daerah terhadap kewenangan pemerintahan yang sentralistik.

Sambung ARK, bahwa  sejak 10 tahun terakhir kewenangan pemerintah daerah mengalami perubahan dan pasang surut. Undang-undang 32 dan 23 Pemerimtahan daerah yang memberikan kewenangan kepada daerah perlahan di kebiri.

Bahkan daerah Otonomi khusus seperti Papua yang punya prinsip lex specialis deogat legi generalis yang mengesampingkan UU sektoral semakin hari semakin memprihatinkan. UU Otsus seperti mumi yang mehilangan roh.

Lanjut Senator ARK memerikan contoh, Kewenangan bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Daerah haruanya memikiki kewenangan yang lebih, termasuk infestasi.

Selama ini pemerintah pusat mengobral izin pertambangan, izin perkebunan. Semua ini dilakukan atas dasar UU Omnibuslauw sebagai UU Sapu Jagat.

Menurut ARK, Pemerintah daerah hanya di berikan kewenangan PERTEK. Pertimbangan teknis adalah mekanisme politik hukum untuk membatasi kewenangan daerah.

Omnibuslauw mendowngreat dan melemahman daerah hanya sebagai pemberi lertimbangan teknis.

Pemerintah daerah saat ini seperti tersandra dan dilematis dalam kewenangan. Undang-undang mana yang mau di ikui, UU 23 Pemerintan Daerah, UU Otonomi khusus ataukah UU Omnibuslauw dan UU Sektoral Pertambangan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Tumpang tindih regulasi ini akan bermuara pada ketidak percayaan kehadiran negara. Regulasi yang banyak bukan memberikan kepastian tetapi kerumitan dan ketidak jelasan hukum.

Menteri bahlil sekaligus ketua partai golkar sudah speak up ke publik. Pantang untuk mundur, harus berjuang agar kewenangan benar-benar terwujud. Daerah saat ini seperti hidup segan mati pun tak mau.

 

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

    ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 207
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 21 November 2025 – Senator Aguatinus R Kambuaya yang merupakan Anggota Pansus DPR Papua Barat, Tim Penyusun PP 106, PP 107 menyanpaikan keprihatinan implementasi otsus. Senator ARK, 21 November menjadi tanggal bersejarah bagi pemerintah di tanah Papua. 21 Novemver 2001 menjadi momentum dimana lahirnya Undang-undang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua. Pemerintahan pusat yang […]

  • Senator ARK; Presiden Dan Menkopolhukam Berikan Perhatian Maybrat Darurat Kemanusian Jelang HUT RI Ke-81

    Senator ARK; Presiden Dan Menkopolhukam Berikan Perhatian Maybrat Darurat Kemanusian Jelang HUT RI Ke-81

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta 14 Agustus 2026, Senator ARK Menerima langsung laporan situasi keamanan di Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya. Senator Agustinus R. Kambuaya (ARK) meminta Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Kapolri, serta Panglima TNI memberikan perhatian serius terhadap kejadian kekerasan yang terjadi di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. ARK […]

  • ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

    ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Senator ARK, Isu efek rumah kaca dan kerusakan alam ekosistem selama ini menjadi isu Global. Dalam kenyataannya program kongkrit Nest Zero Emition belum berjalan baik. Selama ini Provinsi kalimantan yang hutannya hampir 80% telah rusak akibat perkebunan, ilegal logoing dan tambang mendapatkan kompensasi sampai ratusan miliard. Menurut ARK, Sementara Papua yang terus konsisten menjaga hutan […]

  • Senator ARK, Eskalasi Konflik Meningkat Akan Mencoreng Wajah RI di Dunia

    Senator ARK, Eskalasi Konflik Meningkat Akan Mencoreng Wajah RI di Dunia

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Dalam enam bulan terakhir, berbagai konflik di Papua, baik konflik bersenjata maupun konflik yang melibatkan masyarakat adat, menimbulkan keprihatinan dan berdampak pada rasa aman masyarakat. Peristiwa kekerasan di Intan Jaya yang dilaporkan menyebabkan seorang ibu hamil bermarga Welkiana Duwitau meninggal dunia semakin menambah duka bagi masyarakat Papua. Kami meminta Presiden untuk melakukan evaluasi terhadap pendekatan […]

  • Bahas UU Perlindungan Petani, Senator ARK Tolak Sawit  Lebih Baik Hilirisasi Pertanian

    Bahas UU Perlindungan Petani, Senator ARK Tolak Sawit Lebih Baik Hilirisasi Pertanian

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan 20 Januari 2026, dalam rangka pembagasan UU Perlindungan Petani, Senator Ark menyampaikan sejumlah isu strategis Isu strategis Papua sesuguhnya bukan soal tambang dan sawit. Tetapi sesuguhnya isu lokal pertaniannnya adalah bagaimana mengubah nilai lebih hasil pertanian, perukanan dll. Perkebunan sawit bukan kebutuhan Papua. Orang asli Papua membutuhkan teknologi pertanian dan pengolahan perikanan. Hilirisasi […]

  • 10 Tahun Berlalu, Negara Berutang RUU Masyarakat Adat.

    10 Tahun Berlalu, Negara Berutang RUU Masyarakat Adat.

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 96
    • 0Komentar

    HPN, Jakarta 3 Desember 2025, Baleg DPR RI Telah memasukan 80 lebih Undang-undang untuk di bahas di bahas dan di tetapkan akhir dan awal 2026. Salah satunya RUU Kepulauan yang leah berproses 10 Tahun Tetakhie. Urgensi dan kebutuhan maayarakat pesisir, kepulauan telah mendapat momentum melalui Rakornas DPD RI bersama Pemerintah. Pemerintah dari aras POLHUKAM hingga […]

expand_less