Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

  • account_circle Athor
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 36

Seperti kata pepatah sejarah akan mengulang kisahnya. Rotasi bumi seperti memutar masa kembali kepada porosnya. Begitu kita melihat Papua.

Perang dunia kedua, medean pertempuran sekutu dan jepang justru terjadi di pacific dan khususya Papua.

Biak, Jayapura, Sorong sausapor, Medean sejarah kelam perang. Eskalasi geopolitik kawasan pacific antara sekutu Amerika dan cina kian meningkat. Perang dingin dominasi ekonomi antara cina dan Amerika tidak terbendung lagi.

Peningkatan Alutsista militer, perluasan dan pengembangan pertahanan militer di kawasan pasific termasuk Indonesia terus di galang.

Pemerintah Indonesia yang di Apit Laut Cina Selatan Dan Kawasan Indo Pacific mejadi paradigma Geopolitik Pertahanan Keamanan memaksa Indonesia harus menyiapkan diri.

Megapa RUSIA-AMERIKA-CINA Melirik Papua. ? Karena kalkulasi efektifitas, efisiensi serangan militer laut dan udara akan lebih Efektif kalau dari jarak yang strategis. Posisi Biak dan Papua strategis untuk mobilisasi jika perang benar-benar meletus.

Perebutan ruang ekonomi yang selama ini jalan dalam keadaan senyap antara Amerika dan Cina pada satu masa akak masuk pada konflik terbuka. Kejadian As dan Iran bisa saja terjadi di Asia Pacific.

Karena itu konsolidasi kekuataan militer harus disiapkan. Kita bisa meminjam istilah lama teori realis  Sivis pacempara bellumJika engkau mendambakan perdamaian, bersiaplah menghadapi perang

Sio Papua kekayaan di alam yang terkadung didalamnya, letak posisi Papua yang strategis menjadi berkat sekaligus malapetaka.

Dorang punya masalah datang perang di kita pu rumah, Kata lagu Black Brothers, Tahun yang ke 40 Jerman Mulai angkat perang mulainya dari Eropa Smapai Ke Newgunea. SIO KASIHAN PAPUA, BINASA JADI KORBAN

Senator ARK Alumni Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UPN Yogyakarta

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu Dirjen MIGAS, Senator  ARK Mempertanyakan Kelangkaan BBM Di Papua Barat Daya

    Bertemu Dirjen MIGAS, Senator ARK Mempertanyakan Kelangkaan BBM Di Papua Barat Daya

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta 3 Februari 2026, Gedung Kantor Kementerian ESDM. Menyikapi kelangkaan BBM di Papua Barat Daya, Senator ARK Bertemu Direktur Jenderal BPH Migas. Menurut Senator ARK, Pengaduan ini tepat alamatnya ke Dirjen Migas. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) memiliki tugas utama merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang pembinaan, pengendalian, serta pengawasan kegiatan usaha […]

  • Intelktual Muda PBD Apresiasi Pimpinan DPD Bentuk Pansus Sikon Papua

    Intelktual Muda PBD Apresiasi Pimpinan DPD Bentuk Pansus Sikon Papua

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sorong 24 Mei 2026, Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Sultan Bachtiar Najamudin bersama seluruh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia atas keputusan bersejarah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua. Keputusan yang ditetapkan dalam Sidang Paripurna Ke-10 di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen Jakarta pada 22 Mei 2026 menjadi […]

  • Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Lanjut ARK, Pak Hasyim YTH, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan […]

  • Hut Satu Tahun, GUB PBD Seperti Kereta, Mesin Cepat Gerbong Berat

    Hut Satu Tahun, GUB PBD Seperti Kereta, Mesin Cepat Gerbong Berat

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kepada Hpn, ARK memberikan pandangan terkait  satu tahun kepemimpinan ESA. Memurut Senator Ark, Gubernur Papua Barat Daya sudah satu tahun memimpin. Meurut ARK, Ada kendala eksternal dan internal menghambat harapan, keinginan dan Visi Misi Gubernur. Hambatan eksternal yang membuat pelayanan dan kecepatan pembangunan mandek. Kendala eksternal itu menyangkut kebijakan pemerintan pusat yang berubah. Kebijakan efisiensi […]

  • Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 75
    • 0Komentar

    HPN,- Jakarta 16 November 2025, Senator Angustinus R. Kambuaya Angkat Bicara Soal Pemangkasan Anggaaran Bagi Tanah Papua. Menurut Senator ARK, Otonomi khusus dalam kerangka negara kesatuan adalah memberi wewenang penuh dan membatasi beberapa kewenangan khusus. Kewenangan yang dibatasi adalah; Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi politik luar negeri, pertahanan, […]

  • Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PBD 20 Februari 2026, Kepada HPN Senator ARK Menyampaikan pandandan dan kritikan keras kepada MENPAN BR. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK. Menpan RB Tidak hargai UU Otsus. Menurut ARK, Undang-undang Otsus sama kedudukanya sama dengan UU ASN. Mengapa dalam prakteknya resim undang-undang ASN lebih mendominasi UU Pemerintahan Daerah 23 dan 32 bahkan UU […]

expand_less