Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

  • account_circle Athor
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 19

Kegagahan republik kita ditampar muka dengan kejadian anak sekolah yang bunuh diri di NTT. Karena tidak bisa membeli buku, anak sekolah ini memutuskan gantung diri.

Cita-cita pendiri bangsa dalam UUD yang ingin  mencerdaskan kehidupan bangsa berubah menjadi duka bangsa. Kejadian ini memilukan, memalukan kita sebagai bangsa dan negara Indonesia.

Alih-alih membangun proyek-proyek fisik yang mercusuar memakan biaya. Program MBG justru tidak mampu menjawab buku sekolah untuk anak yang akhirnya bunuh diri.

Dana desa yang selama ini berjalan lancar, ada alokasi dana pendidikan didalamnnya harus di potong demi koperasi desa merah putih. Program-program mercu suar KDMP, MBG, 3 JUTA Rumah, Sekolah rakyat masih melayang-layang di udara.

Dari NNT lah Bapak Presiden terharu soal anak sekolah yang bisa tinggal di Asrama dan bisa makan nasi. Ikaln itu satu dari jutaan anak Indonesia yang harus segera di jangkau. Kejadian NTT menampar muka kita, mempermalukan Indonesia di Dunia.

Kepala Daerah, Menteri Kabinet Merah Putih semua sibuk masing-masing, ego sektoral. Program-program bombastis mandek di tingkat operasional. Keadaan kita sedang seperti Eksperimen terhadap program-program baru.

Rakyat kita bukan Laboratorium Uji Coba Setiap Program-program baru. Semoga kejadian ini menyadarkan kita semua.

Kembalikan dana desa bila perlu tambah 5% Agar Desa berdaya, mandiri menjawab masalah pendidikan dan sosial tanpa proses birokratisasi yang rumit dan panjang.

Kalau dana Desa 5 Miliard, tanpa Koeprasi Badan Usaha Milik Desa Bisa Berjalan, Program Pelatihan Ketrampilan, Kerajinan, Pemdidikan, Kesehatan dan sosial bisa di atasi di tingkat paling bawah.

 

 

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buld DPD RI Percepatan RANPERDA dan PERDA PBD

    BULD DPD RI, PEMDA Kemendagri Dan DPRD Se Papua Barat Daya Gelar FGD RANPERDA dan PERDA

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Dicky
    • visibility 48
    • 0Komentar

    HNP, Sorong 17 November 2025, Badan Urusan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Gelar Fokus Grub Diskusi Dalam Rangka Mendorong Percepatan RANPERDA dan PERDA untuk mendukung Pembangunan Daerah. Fokus Grup Discusion Dengan Nara Sumber Kanwil HUKUM Papua Barat dan Papua Barat Daya, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Dan Ketua BULD DPD Hadir sebagai Keynote Speach. Pembentukan […]

  • Wakil Ketua Desa Bersatu ARK Bersama APDESI KALTENG Suarakan Jeritan Desa Kepada Presiden

    Wakil Ketua Desa Bersatu ARK Bersama APDESI KALTENG Suarakan Jeritan Desa Kepada Presiden

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 52
    • 0Komentar

    HPN, Kalimantan Tengah 27 November 2025, Wakil Ketua Umum DPP Desa Bersatu Indonesia Maju, Agustinus R. Kambuaya menerima aspirasi Asosiasi Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Tengah. Agustinus yang di dampingi senator Habib Said Abdurrahman menerima sejumlah aspirasi dan isu yang cukup pelik dan krusial meyangkut dinamika desa di Kalimantan Tengah. 9 Tim APDESI yang datang dari […]

  • Maanfat Ekonomi Karbon Jaminan Masyarakat Adat Untuk Jaga Hutan Dan Tanah Papua

    Maanfat Ekonomi Karbon Jaminan Masyarakat Adat Untuk Jaga Hutan Dan Tanah Papua

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pengakuan Masyarakat Konvensi Internasional  ILO No. 169 (1989, Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP) adalah dokumen penting yang diadopsi pada 13 September 2007 bahkan Protokil Kyoto dan Paris Agreement tentang lingkungan tidak menghentikan. kebijakan negara. Kerusakan hutan, pengabaian hak masyarakat sipil dan Pribumi berjalan trus Isu pengakuan masyarakat hukum adat dan perlindungan hutan terus […]

  • Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Lanjut ARK, Pak Hasyim YTH, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan […]

  • Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta 29 Januari 2026, Senator ARK Menyoroti Berubahnya Rute Penerbangan Lobok -Bali Sorong yang berubah. Kepada HPN, Senator ARK menyampaikan keprihatinan dan Protes atas berubahnya rute penrbangan sejumlah maskapai. Garuda yang awalnya melayani Lombok- Bali -Sorong atau Bali via Makasar -Sorong. Perubahan rute penerbangan yang mulai jarang ini akan mengangu target eko turisem kita. Target […]

  • Demo Kelangkaan BBM Papua Barat Daya, Senator ARK Minta Presiden Tegur Menteri ESDM dan Pecat Direktur Pertamina

    Demo Kelangkaan BBM Papua Barat Daya, Senator ARK Minta Presiden Tegur Menteri ESDM dan Pecat Direktur Pertamina

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sorong 26 Januari 2026, Masyarakat yang tergabung dalam perkumpulan Truk dan Transportasi umum gelar aksi Protes atas kelangkaan BBM. Senator ARK Angkat bicara minta Presiden dan Menteri ESDM Evaluasi Total SKK Migas dan Pertamina. Manajemen kinerja yang buruk dan tidak memuaskan masyarakat. Sejak November 2025 sudah terjadi kelangkaan BBM, baik solar, bensin, pertalite, bahkan juga […]

expand_less