Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

  • account_circle Athor
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
  • visibility 40

Sorong Papua Barat Daya 21 Februari dalam Focus Discussion (FGD) satu tahun kepemimpinan Elisa Kambu Ahmad Nasrauw munemukan sejumlah kendala dan solusi strategis.

FGD yang di inisiasi oleh Senator ARK menegaskan bahwa kebijakan Efisiensi tidak sejalan dengan komitmen pemerintah pusat memekarkan DOB di Tanah Papua.

Dalam FGD tersebut senator ARK yang merupakan Anggota Pansus Otsus dan Panja Pemekaran Papua Barat Daya menjelaskan secara detail kondisi transisi dan perubahan kebijakan prabowo yang di anggap tidak berpihak pada DOB baru di Tanah Papua.

Dalam FGD Ark mengatakan bahwa PBD lahir dari transisi kepemimpinan Nasional Jokowi ke Prabowo. Ketika Jokowi memekarkan DOB di tanah Papua sudah ada skema dukungan pusat untuk DOB.

Contohnya Alokasi Awal APBD 3 Triliun kepada Papua Barat Daya. Selain alokasi anggaran, ada dukungan infrastruktur Perkantoran, Pennyerahan P3D dan Aset Daerah.

Komitmen ketika saya hadir dalam rapat komisi II itu kemudian banyak yang tidak jalan. Infrastruktur Fisik cuma 3 kantor. Sementara penyerahan Aset Sebagai Sumber PAD PBD belum maksimal.

Setelah Prabowo menjadi Presiden komitmen dukungan kepada DOB Baru belum kelihatan keberpihakannya.

Kita bisa melihat kebijakan efisiensi turut mencekik pemerintah daerah. Untuk mengoptimalkan Aset di butuhkan biaya. Pembangunan dan pelayaan juga menbutuhkan biaya.

Fokus pemerintah pusat kepada Program nasional mengabaikan DOB Baru. Semanggat pemekaran di tanah Papua termarjinalkan di tengah program Nasional yang mendominasi daerah.

Menurut ARK, Proyek Strategis Nasional dalam ketentuannya bukan soal Perkebunan atau Industri semata. Pembangunan Kantor Pemerintah di Provinsi-provinsi pemekaran juga merupakan Proyek Strategis Nasional yang perlu mendapat perhatian serius.

Dengan kebijakan Efisiensi yang melemahkan semanggat pembangunan daerah, harusnya semua infrasktruktur daerah di bangun pemerintah pusat dan di serahkan ke daerah. Ini konsekwensi dari efisiensi yang di lakukan oleh pemerintah pusat.

Kita berharap, Partai Gerindra Secara Nasional harus memberikan perhatian dan masukan yang baik kepada Presiden terkait komitmen membangun Tanah Papua. Khususnya Daerah Otonomomi baru, termasuk Provinsi Papua Barat Daya. Demikian pungkas Ark Dalam FGD 1 Tahun Kepemimpinan ESA. ***

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK Kawal Aspirasi ASN Kab. Maybrat Ke BKN

    Senator Papua Barat Daya Kawal Aspirasi ASN Kabupaten Maybrat ke BKN

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 26
    • 0Komentar

    HPN, Jakarta – Senator asal Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, S.IP., S.H, mengawal dan menjembatani aspirasi Pemerintah Kabupaten Maybrat terkait persoalan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pertemuan dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) di kantor BKN, Selasa (10/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Agustinus menyampaikan berbagai persoalan dan kendala yang selama ini dihadapi ASN di Kabupaten […]

  • Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,04 Persen pada 2025

    Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan III-2025 Tembus 5,04%, Digitalisasi IKM Dipercepat Pemerintah

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Dicky
    • visibility 75
    • 0Komentar

    HPN, Kota Bogor – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan III-2025 mencapai 5,04 persen, dengan sektor manufaktur mendorong kenaikan tersebut. Sektor ini menyumbang 17,39 persen terhadap PDB dan tumbuh 5,58 persen. Selain itu, investasi di bidang manufaktur meningkat hingga Rp193,4 triliun atau 39,36 persen dari total investasi nasional. Sementara itu, peran Industri Kecil dan Menengah (IKM) […]

  • Senator ARK Soroti Kerusakan Ruas Jalan Teminabuan–Moswaren–Maybrat

    Senator ARK Soroti Kerusakan Ruas Jalan Teminabuan–Moswaren–Maybrat

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Athor
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Juli 2026, Senator ARK menyoroti kondisi ruas jalan Teminabuan–Moswaren–Maybrat yang hingga kini masih mengalami kerusakan di sejumlah titik. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan oleh Balai Kementerian Pekerjaan Umum  dan Dinas PU Provinsi Papua Barat Daya belum berjalan secara optimal. Kerusakan jalan ini berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, […]

  • Bertemu Wamen Pariwisata, Senator ARK Mengusulkan Program 2026 Untuk PBD

    Bertemu Wamen Pariwisata, Senator ARK Mengusulkan Program 2026 Untuk PBD

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 73
    • 0Komentar

    HPN, Jakarta 2 Desember 2025, bertempat di kantor Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Dalam rangka pemantapan dan konsolidasi pembangunan pariwisata nasional, khususnya desa wisata, Senator ARK bersama tim desa bersatu Berkesempatan menyampaikan sejumlah Agenda Penting untuk Tahun 2026. Kepada wakil menteri pariwisata, Senator ARK bersama Tim Desa Bersatu berdiskusi bersama wakil menteri pariwisata. Persoalan infrastruktur, Agenda […]

  • Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 85
    • 0Komentar

    HPN,- Jakarta 16 November 2025, Senator Angustinus R. Kambuaya Angkat Bicara Soal Pemangkasan Anggaaran Bagi Tanah Papua. Menurut Senator ARK, Otonomi khusus dalam kerangka negara kesatuan adalah memberi wewenang penuh dan membatasi beberapa kewenangan khusus. Kewenangan yang dibatasi adalah; Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi politik luar negeri, pertahanan, […]

  • Setujui APBD 2026, Fraksi Otsus DPR-PBD Kritik Program Pemerintah Tidak Berpihak OAP

    Setujui APBD 2026, Fraksi Otsus DPR-PBD Kritik Program Pemerintah Tidak Berpihak OAP

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 73
    • 0Komentar

    HNP, Sorong – Berdasarkan hasil rapat dan kajian internal Fraksi Otonomi Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Daya (Fraksi Otsus DPRP PBD), Fraksi Otsus memberikan pendapat akhir terkait jawaban yang disampaikan Gubernur Papua Barat Daya atas pandangan umum dari fraksi di DPRP PBD. Franky Umpain selaku koordinator dan juru bicara Fraksi Otsus DPRP PBD menegaskan […]

expand_less