Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

  • account_circle Athor
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
  • visibility 26

Sorong Papua Barat Daya 21 Februari dalam Focus Discussion (FGD) satu tahun kepemimpinan Elisa Kambu Ahmad Nasrauw munemukan sejumlah kendala dan solusi strategis.

FGD yang di inisiasi oleh Senator ARK menegaskan bahwa kebijakan Efisiensi tidak sejalan dengan komitmen pemerintah pusat memekarkan DOB di Tanah Papua.

Dalam FGD tersebut senator ARK yang merupakan Anggota Pansus Otsus dan Panja Pemekaran Papua Barat Daya menjelaskan secara detail kondisi transisi dan perubahan kebijakan prabowo yang di anggap tidak berpihak pada DOB baru di Tanah Papua.

Dalam FGD Ark mengatakan bahwa PBD lahir dari transisi kepemimpinan Nasional Jokowi ke Prabowo. Ketika Jokowi memekarkan DOB di tanah Papua sudah ada skema dukungan pusat untuk DOB.

Contohnya Alokasi Awal APBD 3 Triliun kepada Papua Barat Daya. Selain alokasi anggaran, ada dukungan infrastruktur Perkantoran, Pennyerahan P3D dan Aset Daerah.

Komitmen ketika saya hadir dalam rapat komisi II itu kemudian banyak yang tidak jalan. Infrastruktur Fisik cuma 3 kantor. Sementara penyerahan Aset Sebagai Sumber PAD PBD belum maksimal.

Setelah Prabowo menjadi Presiden komitmen dukungan kepada DOB Baru belum kelihatan keberpihakannya.

Kita bisa melihat kebijakan efisiensi turut mencekik pemerintah daerah. Untuk mengoptimalkan Aset di butuhkan biaya. Pembangunan dan pelayaan juga menbutuhkan biaya.

Fokus pemerintah pusat kepada Program nasional mengabaikan DOB Baru. Semanggat pemekaran di tanah Papua termarjinalkan di tengah program Nasional yang mendominasi daerah.

Menurut ARK, Proyek Strategis Nasional dalam ketentuannya bukan soal Perkebunan atau Industri semata. Pembangunan Kantor Pemerintah di Provinsi-provinsi pemekaran juga merupakan Proyek Strategis Nasional yang perlu mendapat perhatian serius.

Dengan kebijakan Efisiensi yang melemahkan semanggat pembangunan daerah, harusnya semua infrasktruktur daerah di bangun pemerintah pusat dan di serahkan ke daerah. Ini konsekwensi dari efisiensi yang di lakukan oleh pemerintah pusat.

Kita berharap, Partai Gerindra Secara Nasional harus memberikan perhatian dan masukan yang baik kepada Presiden terkait komitmen membangun Tanah Papua. Khususnya Daerah Otonomomi baru, termasuk Provinsi Papua Barat Daya. Demikian pungkas Ark Dalam FGD 1 Tahun Kepemimpinan ESA. ***

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Lanjut ARK, Pak Hasyim YTH, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan […]

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    UU Omibuslauw Tancap Gas, RUU Masyarakat Adat Jalan Ditempat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Harapan Negeri, Jakarta, 14 November 2025  Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK ini, bahwa Perjuangan masyarakat adat untuk mendapatkan pengakuan, keberpihakan dan Proteksi seolah bagaikan punguk merindukan bulan Ironi RUU Masyarakat adat yang mandek selama 10 Tahun menunjukan bahwa Atribut busana adat […]

  • Senator ARK Desak Presiden Terbitkan PP  Desa Sebelum Akhir Tahun

    Senator ARK Desak Presiden Terbitkan PP Desa Sebelum Akhir Tahun

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 112
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 20 November 2025 – Senator Agustinus R Kambuaya yang juga merupakan Wakil Ketua DPP Desa Bersatu Indonesia Maju Kembali mempertanyakan perkembangan Peraturan Pemerintaah tentang desa. Senator Ark Menyatakan bahwa, Pemerintah memang dituntut untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024. Meskipun UU tersebut sudah disahkan […]

  • ARK, Orang Papua Harus Berdaulat Atas Kekayaanya

    ARK, Orang Papua Harus Berdaulat Atas Kekayaanya

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Orang Papua Mari Diskusi Soal Masa Depan Kita. Kemarin adalah sejarah, hari ini kenyataan, Besok adalah harapan Hari-hari ini energi kita habis teriak, protes, saling menyalahkan, saling menuntut tangung jawab. Energi kita habis, semenrata kenyataan rerus berubah tidak sesuai harapan kita. Masyarakat adat tersingkir. Mengutik kata tan malaka, semakin ke pingir kita semakin terdesak. Pertanyaanya […]

  • Setujui APBD 2026, Fraksi Otsus DPR-PBD Kritik Program Pemerintah Tidak Berpihak OAP

    Setujui APBD 2026, Fraksi Otsus DPR-PBD Kritik Program Pemerintah Tidak Berpihak OAP

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 61
    • 0Komentar

    HNP, Sorong – Berdasarkan hasil rapat dan kajian internal Fraksi Otonomi Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Daya (Fraksi Otsus DPRP PBD), Fraksi Otsus memberikan pendapat akhir terkait jawaban yang disampaikan Gubernur Papua Barat Daya atas pandangan umum dari fraksi di DPRP PBD. Franky Umpain selaku koordinator dan juru bicara Fraksi Otsus DPRP PBD menegaskan […]

  • Demo Kelangkaan BBM Papua Barat Daya, Senator ARK Minta Presiden Tegur Menteri ESDM dan Pecat Direktur Pertamina

    Demo Kelangkaan BBM Papua Barat Daya, Senator ARK Minta Presiden Tegur Menteri ESDM dan Pecat Direktur Pertamina

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sorong 26 Januari 2026, Masyarakat yang tergabung dalam perkumpulan Truk dan Transportasi umum gelar aksi Protes atas kelangkaan BBM. Senator ARK Angkat bicara minta Presiden dan Menteri ESDM Evaluasi Total SKK Migas dan Pertamina. Manajemen kinerja yang buruk dan tidak memuaskan masyarakat. Sejak November 2025 sudah terjadi kelangkaan BBM, baik solar, bensin, pertalite, bahkan juga […]

expand_less