Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

  • account_circle Athor
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
  • visibility 51

Sorong Papua Barat Daya 21 Februari dalam Focus Discussion (FGD) satu tahun kepemimpinan Elisa Kambu Ahmad Nasrauw munemukan sejumlah kendala dan solusi strategis.

FGD yang di inisiasi oleh Senator ARK menegaskan bahwa kebijakan Efisiensi tidak sejalan dengan komitmen pemerintah pusat memekarkan DOB di Tanah Papua.

Dalam FGD tersebut senator ARK yang merupakan Anggota Pansus Otsus dan Panja Pemekaran Papua Barat Daya menjelaskan secara detail kondisi transisi dan perubahan kebijakan prabowo yang di anggap tidak berpihak pada DOB baru di Tanah Papua.

Dalam FGD Ark mengatakan bahwa PBD lahir dari transisi kepemimpinan Nasional Jokowi ke Prabowo. Ketika Jokowi memekarkan DOB di tanah Papua sudah ada skema dukungan pusat untuk DOB.

Contohnya Alokasi Awal APBD 3 Triliun kepada Papua Barat Daya. Selain alokasi anggaran, ada dukungan infrastruktur Perkantoran, Pennyerahan P3D dan Aset Daerah.

Komitmen ketika saya hadir dalam rapat komisi II itu kemudian banyak yang tidak jalan. Infrastruktur Fisik cuma 3 kantor. Sementara penyerahan Aset Sebagai Sumber PAD PBD belum maksimal.

Setelah Prabowo menjadi Presiden komitmen dukungan kepada DOB Baru belum kelihatan keberpihakannya.

Kita bisa melihat kebijakan efisiensi turut mencekik pemerintah daerah. Untuk mengoptimalkan Aset di butuhkan biaya. Pembangunan dan pelayaan juga menbutuhkan biaya.

Fokus pemerintah pusat kepada Program nasional mengabaikan DOB Baru. Semanggat pemekaran di tanah Papua termarjinalkan di tengah program Nasional yang mendominasi daerah.

Menurut ARK, Proyek Strategis Nasional dalam ketentuannya bukan soal Perkebunan atau Industri semata. Pembangunan Kantor Pemerintah di Provinsi-provinsi pemekaran juga merupakan Proyek Strategis Nasional yang perlu mendapat perhatian serius.

Dengan kebijakan Efisiensi yang melemahkan semanggat pembangunan daerah, harusnya semua infrasktruktur daerah di bangun pemerintah pusat dan di serahkan ke daerah. Ini konsekwensi dari efisiensi yang di lakukan oleh pemerintah pusat.

Kita berharap, Partai Gerindra Secara Nasional harus memberikan perhatian dan masukan yang baik kepada Presiden terkait komitmen membangun Tanah Papua. Khususnya Daerah Otonomomi baru, termasuk Provinsi Papua Barat Daya. Demikian pungkas Ark Dalam FGD 1 Tahun Kepemimpinan ESA. ***

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

    Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta 20 Januari 2026, Senator ARK menyampaikan protes dan keprihatian kepada Presiden. Masalah perampasan tanah adat Land Grabing di Papua seperti tidak mendapat perhatian. Isu-isu investasi yang mendapat Protes masyarakat Papua seperti tengelam dalam isu nasional yang ada. Lanjut ARK, Baik DPD RI, Masyarakat adat, MRP, Gereja, pers bahkan NGO Internasional telah mengangkatnya menjadi perhatian […]

  • Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

    Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 111
    • 0Komentar

    HMP, Jakarta, 19 November 2025 –  Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi […]

  • ARK, FGD Masyarakat PBD Satu Tahun Kepemimpinan GUB Tercekik  Efisiensi

    ARK, FGD Masyarakat PBD Satu Tahun Kepemimpinan GUB Tercekik Efisiensi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Hpn, Sorong 21 2026 bertempat di Hotel M Qriat Sorong sejumlah masyarkat berkumpul mengelar Focus Grup Discussion Terkait Satu Tahun Kepemimpinan Elisa Kambu dan Ahmad Nasrauw. Senator ARK sebagai inisiator FGD Menyampaikan latar belakang FGD Tersebut. Menurutnya, diskusi masyarakat yang bersliwiran di sosial media perlu ada ruang dan tempat. Jika di biarkan ini akan menjadi […]

  • Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Papua Barat Daya 27 Agustus senator ARK menyoroti dinamika UU Perampasan Aset. Menurut ARK Aset adalah hasil dari pengelolaan kekayaan negara. Selama ini kekayaan alam sudah di kelola dan di manfaatkan oleh para oligarki yang punya modal dan akses kekuasaan. UU Omnibus Law dan UU Minerba dinilai belum sepenuhnya menjamin daerah serta masyarakat adat menjadi […]

  • Demo Kelangkaan BBM Papua Barat Daya, Senator ARK Minta Presiden Tegur Menteri ESDM dan Pecat Direktur Pertamina

    Demo Kelangkaan BBM Papua Barat Daya, Senator ARK Minta Presiden Tegur Menteri ESDM dan Pecat Direktur Pertamina

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sorong 26 Januari 2026, Masyarakat yang tergabung dalam perkumpulan Truk dan Transportasi umum gelar aksi Protes atas kelangkaan BBM. Senator ARK Angkat bicara minta Presiden dan Menteri ESDM Evaluasi Total SKK Migas dan Pertamina. Manajemen kinerja yang buruk dan tidak memuaskan masyarakat. Sejak November 2025 sudah terjadi kelangkaan BBM, baik solar, bensin, pertalite, bahkan juga […]

  • Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kita mendukung langkah KPK dalam mengawasi dan mengasistensi dana otsus pemerintah di Provinsi Papua Barat Daya dan Tanah Papua umumnya. Ini merupakan upaya penguatan kelembagaan dan peranan pemerintah. Meski demikian, sektor non pemerintah juga perlu mendapat perhatian. Di Papua ini wilayah birokrasi mendapat perhatian intens dan ketat. Namun wilayah sumberdaya alam luput dari pengawasan. Pengelolaan,pemanfaatan sumberdaya […]

expand_less