Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 80

Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua.

Selain Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang.

Lanjut ARK, Pak Hasyim YTH, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan Papua. Sementara kondisi real masyarakat Papua makin tersingkir. Uang diberikan tanpa kewenangan, pemerintah daerah di Papua bagai jalan di tempat. Menilai 200 Triliun dengan 25 Tahun tidak apel to apel atau tidak fair.

Senator ARK Mengajak Lihat kedalam, bagaimana pemerintahan, kewenangan yang terbatas, antara perintah UU Otsus dan implementasi tidak sejalan. Pegang kepala lepas ekor.

Gubernur PBD Menyampaikan kondisi reaal, jeritan para Gubernur di 6 Provinsi. Atas Nama Efisiensi anggaran di pangkas, sementara tuntutan tugas bersa. Belum lagi beban memastikan Program Nasional sukses di daerah.

Pak hasyim layaknya pemimpin negeri ini, pengamat dan orang Jakarta yang selalu melihat Papua dengan Akumulasi 200 Triliun selama 25 Tahun. Seolah-olah Negara buat hitung-hitungan dengan Papua. Negara seperti merasa rugi.

Kalau berhitung begitu, maka mari kita hitung berapa banyak sumberdaya alam Papua di keruk dengan sumbangan kepada Devisa Negara.? Bertanya dengan nada lembut

Senator ARK Mengatakan bahwa Provinsi Papua Barat Daya Diera Pemekaran Anggaran Turun Dari 3 Triliun Menjadi 900 Miliard. Dengan anggaran seperti ini tidak berarti banyak untuk pembangunan di 5 Kabupaten dan satu Kota.

Itu sebabnya Gubernur Papua Barat Daya Menyampaikan Keluhan kondisi real tahun 2025-2026. Keluhan di jawab justru di jawab Pak Hasyim dengan cerita 200 Triliun Alokasi selama 25 Tahun.

Kalau terus menghitung anggaran yang di kucurkan ke Papua, maka mari kita hitung Investasi yang diberi izin ke Papua.

Realisasi investasi Provinsi Papua Barat Daya sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai Rp2,411 triliun atau sekitar 69 persen dari target investasi nasional yang ditetapkan sebesar Rp3,490 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan investasi yang positif bagi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda di Indonesia ini.

Nilai investasi asing (PMA) di wilayah Papua sangat signifikan, dengan total Rp202 triliun (PMA) dan Rp19,71 triliun (PMDN) dalam 10 tahun terakhir, didominasi sektor tambang (data 2024), meskipun angka spesifik per provinsi bisa bervariasi dan fluktuatif, contohnya Papua Selatan mencapai Rp5,31 triliun (Mei 2024) dan Papua Tengah menjadi yang tertinggi pada 2023.

Total 10 Tahun (Jokowi Era): Rp202 triliun (PMA) dan Rp19,71 triliun (PMDN) hingga 2024.Papua Selatan (Mei 2024): Rp5,31 triliun (PMA).Papua Tengah: Realisasi tertinggi di wilayah Papua pada 2023, didominasi sektor pertambangan.

Papua Barat (2024): Realisasi investasi mencapai Rp13,03 triliun (PMA & PMDN total), menurut laporan Juli 2025.

Kalau perspektif dan narasi melihat Papua dari sisi kucuran Finansial, maka waktunya mari bicara soal BERIKAN KEWENANGAN VISKAL KEPADA PAPUA Biar Papua memiliki kewenangan viskal dalam mengelola SDA nya. Agar adil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator Agustinus R Kambuaya Kolaborasi Monitoring Bulog

    Senator Agustinus R Kambuaya Kolaborasi Monitoring Bulog

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 83
    • 0Komentar

    HPN, Kota Sorong Kelurahan Klademak, 13 Desember 2025 – Senator ARK Bersama Tim Perum Bulog Mengunjungi Gudang Bulong untuk memastikan kesiapan beras dan minyak sebagai stok pangan dan minyak yang akan di salurkan ke 5 Kabupaten dan Satu Kota. Disela kunjungan tersebut, Senator ARK Berdiskusi secara langsung dengan kepala bulog dan staf di Gudang Dolog […]

  • Senator ARK; Alaram, Pemerintahan Prabowo Gibran Di Terpa Belasan Isu Ekosob Dan Polhukam

    Senator ARK; Alaram, Pemerintahan Prabowo Gibran Di Terpa Belasan Isu Ekosob Dan Polhukam

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Kurang dari 7 Bulan, Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran Menghadapi Belasan bahkan Puluhan Isu Strategis Yang Muncul Bersamaan. Kenaikan Harga Minyak Dunia Akibat Perang Iran-AS Menguatnya Nilai Tukar Dolar Terhadap Rupiah Isu PSN, Flm Pesta Babi Peristiwa Hukum Internal Tubuh Pemerintah /BGN Sebagai Kebijakan Strategis Pemerintah. Masalah POLRI VS KEJAKSAAN Eskalasi Konflik Bersenjata di Papua Meningkat Ditandai […]

  • Senator ARK; Jakarta Hianati UU Otsus Dampaknya OAP Diadudomba

    Senator ARK; Jakarta Hianati UU Otsus Dampaknya OAP Diadudomba

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta 12 Maret 2026, polemik bubarkan MRP semakin memanas di tanah Papua. Senator ARK Angkat bicara. Menurut ARK, kegaduhan di tanah Papua ini bermula dari pernyataan kekecewaan koleganya PFM yang menilai Majelis Rakyat Papua tidak membela kepentingan orang asli Papua. Arus investasi yang masuk melalui izin sawit, tambanh bahkan PSN merampas lahan milik rakyat. Sementara, […]

  • Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kita mendukung langkah KPK dalam mengawasi dan mengasistensi dana otsus pemerintah di Provinsi Papua Barat Daya dan Tanah Papua umumnya. Ini merupakan upaya penguatan kelembagaan dan peranan pemerintah. Meski demikian, sektor non pemerintah juga perlu mendapat perhatian. Di Papua ini wilayah birokrasi mendapat perhatian intens dan ketat. Namun wilayah sumberdaya alam luput dari pengawasan. Pengelolaan,pemanfaatan sumberdaya […]

  • Fopera Papua Barat Daya Soroti Proyek APBD 2025 Yang Belum Selesai

    Fopera Papua Barat Daya Soroti Proyek APBD 2025 Yang Belum Selesai

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera) Papua Barat Daya menyoroti proyek yang bersumber dari APBD 2025 yang belum selesai terindikasi menimbulkan masalah. Ketua Fopera Papua Barat Daya, Yanto Amus Ijie. Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera) Papua Barat Daya menyoroti proyek yang bersumber dari APBD 2025 yang belum selesai terindikasi menimbulkan masalah hukum. Menurut Ketua Fopera Papua […]

  • Senator ARK Minta Semua Pihak Semua Pihak Kedepankan Prinsip Hukum Humaniter

    Senator ARK Minta Semua Pihak Semua Pihak Kedepankan Prinsip Hukum Humaniter

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Papua Barat 22 Maret 2026, peristiwa penembakan di Aifat Timur yang mengakibatkan dua korban nyawa. Menurut senator ARK Papua tanah damai semakin jauh dari harapan. ARK mengharapan kejadian ini akan menciptakan krisis keamanan di Papua Barat Daya. ARK Mengharapakan semua pihak mengedepankan prinsip-prinsip hukum perang humaniter. Kedepankan prinsip humaniter (Hukum Humaniter Internasional) dalam konflik bersenjata […]

expand_less