Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 51

Sebanyak 6 Gubernur dan 42 Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Bertemu Presiden di Jakarta 16 Desember 2025. Salah satu agenda pertemuan adalah membahas Agenda pembangunan Papua dan dinamika efisiensi anggaran.

Pada kesempat rapat tersebut presiden meminta menteri keuangan agar ada penambahan anggaran.Presiden menyatakan akan menaikan transfer ke daerah menjadi 12 Triliun. Ini tentu bukan kabar gembira, karena memang APBD di Tanah Papua sebelumnya Papua induk 14 Triliun Dan Papua Barat 8 Triliun.

Setelah di tambahnya 4 DOB Provinsi induk hanya berbagi dengan Provinsi Baru. Jadi sesunguhnya tidak ada penambahan anggaran.

Kenaikan Anggaran Bersyarat

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan menambah anggaran tetapi daerah harus siap menerima investasi sawit, etanol atau singkong dan tebu.

Ditempat terpisah Ketua Asosiasi Gubernur Se Tanah Papua Mantan pilot Meky Nawipa Menyatakan Peryatan Tegas bahwa perlakuan kepada Aceh berbeda dengan Papua.

Sambil menjelaskan sumbangan kepada pendapatan Freeport kepada Negara tetapi alokasi ke Papua yang tidak berimbang.

Bapak presiden kebijakan anggaran mestinya bebas tanpa syarat. Papua telah menyumbang melalui penerimaan APBN melalui Pajak Freeport, BP, Petrocina dan sejumlah perusahan multi nasional lainnya. Mengapa untuk Papua selalu ada kebijakan bersyarat.

Syarat tambah anggaran harus menerima investasi sawit. Bapak presiden yang kami hormati, laju investasi sawit jenis tanaman monocultur ini telah merusak tanah Papua.

Data dan Tren Laju Deforestasi

Periode 2000-2024: Hingga tahun 2024, sekitar 1,1 juta hektare hutan di Tanah Papua telah hilang.

Periode 2020-2022: Terjadi peningkatan deforestasi, dari 1.415 hektare (2020-2021) menjadi 1,5% lebih tinggi pada 2021-2022, atau sekitar 765 hektare dalam dua bulan pada awal 2024.

Penyusutan Hutan Alam: Antara tahun 2001-2019, hutan alam Papua menyusut 663.443 hektare, dengan sebagian besar (71%) terjadi pada 2011-2019.

Data GFW (2001-2024): Papua kehilangan 770.000 hektare tutupan pohon, setara 3,0% dari tutupan pohon tahun 2000, menghasilkan 580 Mt emisi CO2e.

Penyebab Utama Deforestasi

Perkebunan Kelapa Sawit: Pemberian izin pelepasan kawasan hutan (PKH) untuk sawit menjadi pendorong utama, dengan banyak area izin yang masih berhutan alam (deforestasi terencana) dibuka untuk perkebunan.

Pertambangan: Aktivitas nikel dan tambang lainnya turut berkontribusi terhadap hilangnya hutan.

Infrastruktur: Pembangunan jalan dan sarana pendukung industri membuka kawasan hutan baru.

Pemekaran Wilayah: Pengelolaan kawasan hutan pasca-pemekaran wilayah administratif juga memicu konversi hutan.

Dampak Lingkungan:

Kehilangan Keanekaragaman Hayati: Hilangnya habitat mengancam spesies unik Papua.

Kerusakan Ekosistem: Mengganggu keseimbangan alam seperti penyerbukan dan siklus nutrisi.

Staf Ahli, Pembisik Presiden Harus Berikan Pandangan Pro Rakyat

Jutaan rakyat indonesia telah menaruh harapan kepada bapak. Bapak presiden pasti Pro Rakyat, Pro Masyarakat Adat, Pro Lingkugan. Penasehat harus peka membaca dan mendegar aspirasi rakya.

Ada beberapa kebijakan yang mestinya di lakukan Presiden di tanah Papua. Mendorong bisnis karbon masyarakat adat.

Kedua energy ternarukan seperty Hydropower pembangkit listrik tenaga air. Potensi Air terjun dan sunggai di Papua sanggat banyak untuk di manfaatkan. Ketiga pembangkit listrik Tenaga angin dan matahari.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • ARK, Orang Papua Harus Berdaulat Atas Kekayaanya

    ARK, Orang Papua Harus Berdaulat Atas Kekayaanya

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Orang Papua Mari Diskusi Soal Masa Depan Kita. Kemarin adalah sejarah, hari ini kenyataan, Besok adalah harapan Hari-hari ini energi kita habis teriak, protes, saling menyalahkan, saling menuntut tangung jawab. Energi kita habis, semenrata kenyataan rerus berubah tidak sesuai harapan kita. Masyarakat adat tersingkir. Mengutik kata tan malaka, semakin ke pingir kita semakin terdesak. Pertanyaanya […]

  • Senator ARK, Penghargaan The One Indonesia Magazin Jadi Motivasi Untuk Berkarya

    Senator ARK, Penghargaan The One Indonesia Magazin Jadi Motivasi Untuk Berkarya

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Bali 23 Januari 2026, The One Indonesia Magazin Mengelar Indonesia Innovation Excellence AWARD. Penghargaan di lakukan dengan penilaian pada sejumlah Aspek dan Kategori. Ada Figur Kepala Daerah, Tokoh Sosial Masyarakat dalam pengabdiannya. Senator ARK masuk dalam Nominasi The Most Inspiring Connectiing People Aspiration. Pada kesempatan menerima penghargaan, Senator ARK Memberikan sambutan yang mengugah. ARK menyampaikan […]

  • Senator ARK; Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Di SMA Agustinus Sorong

    Senator ARK; Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Di SMA Agustinus Sorong

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Hpn, Sorong : 14 Desember 2025, bertempat di SMA Agustinus Kota Sorong . Senator ARK Melakukan Sosialiasi Empat Pilar Kehidupan Berbansa. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini dilakukan oleh DPD/MPRNRI untuk menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada para pelajar. Senator ARK Mensosialisasikan nilai-nilai dasar yang luhur, merupakan jati diri bangsa Indonesia. Nilai-nilai tersebut […]

  • Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 53
    • 0Komentar

    HPN,- Jakarta 16 November 2025, Senator Angustinus R. Kambuaya Angkat Bicara Soal Pemangkasan Anggaaran Bagi Tanah Papua. Menurut Senator ARK, Otonomi khusus dalam kerangka negara kesatuan adalah memberi wewenang penuh dan membatasi beberapa kewenangan khusus. Kewenangan yang dibatasi adalah; Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi politik luar negeri, pertahanan, […]

  • Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Seperti kata pepatah sejarah akan mengulang kisahnya. Rotasi bumi seperti memutar masa kembali kepada porosnya. Begitu kita melihat Papua. Perang dunia kedua, medean pertempuran sekutu dan jepang justru terjadi di pacific dan khususya Papua. Biak, Jayapura, Sorong sausapor, Medean sejarah kelam perang. Eskalasi geopolitik kawasan pacific antara sekutu Amerika dan cina kian meningkat. Perang dingin dominasi […]

  • Senator ARK Minta Pemerintah Dan Perusahaan Sawit Hormati Masyarakat Adat Sorong Selatan Dan Kedepankan Dialog

    Senator ARK Minta Pemerintah Dan Perusahaan Sawit Hormati Masyarakat Adat Sorong Selatan Dan Kedepankan Dialog

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sorong 18 Februari 2026, Senator ARK memberikan tangapan terkait konflik masyarakat adat dan swasta perusahan sawit di sorong selatan. Menurut ARK, protes masyarakat ini di tangapi dengan cara dialog dan mendengar kemauan masyarakat. Kita seolah seperti mau konflik dengan masyarakat sendiri. Ini di sayangkan, kehadiran pemerintah dan seluruh perangkatnya harus bisa memastikan hak-hak masyarakat di […]

expand_less