Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

  • account_circle Athor
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 86

Kita mendukung langkah KPK dalam mengawasi dan mengasistensi dana otsus pemerintah di Provinsi Papua Barat Daya dan Tanah Papua umumnya.

Ini merupakan upaya penguatan kelembagaan dan peranan pemerintah. Meski demikian, sektor non pemerintah juga perlu mendapat perhatian.

Di Papua ini wilayah birokrasi mendapat perhatian intens dan ketat. Namun wilayah sumberdaya alam luput dari pengawasan.

Pengelolaan,pemanfaatan sumberdaya alam melalui cara-cara non prosudural selama ini seperti sulit di sentuh. Laporan Greenpeace, NGO Lokal, Yayasan Pusaka, Walhi, MRP, Aman tentang konflik tenurial Land Grabing Masyarakat adat seperti menemui jalan buntu.

Sabotase lahan, tidak adanya kompensasi lahan masyarakat adat yang adil, bahkan pemutusan kontrak kerja karyawan sepihak oleh perusahan, bahkan penolakan penjualan buah sawit masyarkat ke pabrik dan lain sebagainya.

Di Papua isu bombastia  adalah birokrasi, wilayah sumberdaya alam, pembabatan dan pembalakan hutan seperti tidak tersentuh.

Selain hutan, sektor tambang ilegal juga masif terjadi tetapi luput dari pengawasan. Sebut saja kabupaten tambrauw. Kabupaten yang 80% kawasan konserfasi justru aktivitas tambang ilegalnya tinggi.

Soal nikel dk raka ampat, hanya pencabutan izin tanpa tindakan selanjutnya. UU Minerba nomor 2 Tahun 2025 tentang jaminan reklamasi pasca tambang. Bahwa kegiatan pasca tambang sanggat penting utnuk reoisasi hutan kembali. Ini semua perlu mendapat perhatian juga dari KPK.

Selama ini sektor sumberdaya alam seperti tidak tersentuh atau kurang pengawasan. Apresiasi untuk KPK yang terus mengawasi dan memperkuat system tata kelola pemerintahan yang baik, Good and Cleand Govrenment.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK, Eskalasi Konflik Meningkat Akan Mencoreng Wajah RI di Dunia

    Senator ARK, Eskalasi Konflik Meningkat Akan Mencoreng Wajah RI di Dunia

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Dalam enam bulan terakhir, berbagai konflik di Papua, baik konflik bersenjata maupun konflik yang melibatkan masyarakat adat, menimbulkan keprihatinan dan berdampak pada rasa aman masyarakat. Peristiwa kekerasan di Intan Jaya yang dilaporkan menyebabkan seorang ibu hamil bermarga Welkiana Duwitau meninggal dunia semakin menambah duka bagi masyarakat Papua. Kami meminta Presiden untuk melakukan evaluasi terhadap pendekatan […]

  • ARK, FGD Masyarakat PBD Satu Tahun Kepemimpinan GUB Tercekik  Efisiensi

    ARK, FGD Masyarakat PBD Satu Tahun Kepemimpinan GUB Tercekik Efisiensi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Hpn, Sorong 21 2026 bertempat di Hotel M Qriat Sorong sejumlah masyarkat berkumpul mengelar Focus Grup Discussion Terkait Satu Tahun Kepemimpinan Elisa Kambu dan Ahmad Nasrauw. Senator ARK sebagai inisiator FGD Menyampaikan latar belakang FGD Tersebut. Menurutnya, diskusi masyarakat yang bersliwiran di sosial media perlu ada ruang dan tempat. Jika di biarkan ini akan menjadi […]

  • Senator ARK. Hukum Perang Internasional Tidak Membenarkan Penembakan Terhadap Warga Sipil Di Maybrat

    Senator ARK. Hukum Perang Internasional Tidak Membenarkan Penembakan Terhadap Warga Sipil Di Maybrat

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta 16 Agustus 2026, Senator ARK angkat Bicara Soal korban penembakan warga sipil di Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya Beground sebagai lulusan ilmu hubungan internasional dan juga Anggota Senator DPD RI ARK Mengingatkan perjanjian ini kepada semua pihak. Perang adat di Papua saja ada adap, dan ada etika perang yang di patuhiPerang tidak bisa […]

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    UU Omibuslauw Tancap Gas, RUU Masyarakat Adat Jalan Ditempat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Harapan Negeri, Jakarta, 14 November 2025  Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK ini, bahwa Perjuangan masyarakat adat untuk mendapatkan pengakuan, keberpihakan dan Proteksi seolah bagaikan punguk merindukan bulan Ironi RUU Masyarakat adat yang mandek selama 10 Tahun menunjukan bahwa Atribut busana adat […]

  • Senator ARK; Komite Eksekutif Dan BP3OKP Jangan Sibuk Program Pusat Seperti MBG dan Dukung Rumah Sakit Swasta

    Senator ARK; Komite Eksekutif Dan BP3OKP Jangan Sibuk Program Pusat Seperti MBG dan Dukung Rumah Sakit Swasta

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta 9 Februari 2026, Senator ARK menyoroti lembaga komite eksekutif percepatan pembangunan Papua. Selain komite eksekutif, BP3OKP juga turut di soroti. Menurut senator ARK, Kedua lembaga ini fokus dan lokus konsentrasinya adalah bagaimana memastikan implementasi Undang-undang Otsus, Kebijakan Otsus dan Program Otsus bahkan Regulasi Perda di Papua bisa di terima di level kementerian bahkan ke […]

  • 10 Tahun Berlalu, Negara Berutang RUU Masyarakat Adat.

    10 Tahun Berlalu, Negara Berutang RUU Masyarakat Adat.

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 97
    • 0Komentar

    HPN, Jakarta 3 Desember 2025, Baleg DPR RI Telah memasukan 80 lebih Undang-undang untuk di bahas di bahas dan di tetapkan akhir dan awal 2026. Salah satunya RUU Kepulauan yang leah berproses 10 Tahun Tetakhie. Urgensi dan kebutuhan maayarakat pesisir, kepulauan telah mendapat momentum melalui Rakornas DPD RI bersama Pemerintah. Pemerintah dari aras POLHUKAM hingga […]

expand_less