Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

  • account_circle Athor
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 52

Kita mendukung langkah KPK dalam mengawasi dan mengasistensi dana otsus pemerintah di Provinsi Papua Barat Daya dan Tanah Papua umumnya.

Ini merupakan upaya penguatan kelembagaan dan peranan pemerintah. Meski demikian, sektor non pemerintah juga perlu mendapat perhatian.

Di Papua ini wilayah birokrasi mendapat perhatian intens dan ketat. Namun wilayah sumberdaya alam luput dari pengawasan.

Pengelolaan,pemanfaatan sumberdaya alam melalui cara-cara non prosudural selama ini seperti sulit di sentuh. Laporan Greenpeace, NGO Lokal, Yayasan Pusaka, Walhi, MRP, Aman tentang konflik tenurial Land Grabing Masyarakat adat seperti menemui jalan buntu.

Sabotase lahan, tidak adanya kompensasi lahan masyarakat adat yang adil, bahkan pemutusan kontrak kerja karyawan sepihak oleh perusahan, bahkan penolakan penjualan buah sawit masyarkat ke pabrik dan lain sebagainya.

Di Papua isu bombastia  adalah birokrasi, wilayah sumberdaya alam, pembabatan dan pembalakan hutan seperti tidak tersentuh.

Selain hutan, sektor tambang ilegal juga masif terjadi tetapi luput dari pengawasan. Sebut saja kabupaten tambrauw. Kabupaten yang 80% kawasan konserfasi justru aktivitas tambang ilegalnya tinggi.

Soal nikel dk raka ampat, hanya pencabutan izin tanpa tindakan selanjutnya. UU Minerba nomor 2 Tahun 2025 tentang jaminan reklamasi pasca tambang. Bahwa kegiatan pasca tambang sanggat penting utnuk reoisasi hutan kembali. Ini semua perlu mendapat perhatian juga dari KPK.

Selama ini sektor sumberdaya alam seperti tidak tersentuh atau kurang pengawasan. Apresiasi untuk KPK yang terus mengawasi dan memperkuat system tata kelola pemerintahan yang baik, Good and Cleand Govrenment.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK; Jakarta Hianati UU Otsus Dampaknya OAP Diadudomba

    Senator ARK; Jakarta Hianati UU Otsus Dampaknya OAP Diadudomba

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta 12 Maret 2026, polemik bubarkan MRP semakin memanas di tanah Papua. Senator ARK Angkat bicara. Menurut ARK, kegaduhan di tanah Papua ini bermula dari pernyataan kekecewaan koleganya PFM yang menilai Majelis Rakyat Papua tidak membela kepentingan orang asli Papua. Arus investasi yang masuk melalui izin sawit, tambanh bahkan PSN merampas lahan milik rakyat. Sementara, […]

  • Senator ARK, Efisiensi Peringatan Untuk PEMDA Mandiri, Hentikan Konsumtif Dan Seremonial

    Senator ARK, Efisiensi Peringatan Untuk PEMDA Mandiri, Hentikan Konsumtif Dan Seremonial

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 68
    • 0Komentar

    HNP, Sorong Papua Barat Daya 2025 – Senator ARK Menyampaikan kepada harapan negeri bahwa, dinamika efisiensi ini mendorong daerah untuk berpikir keras dan inovatif. Selama ini pemerintah daerah terlalu bergantung penuh dan menegadah ketas. Mengharapkan belas kasihan transfer. Pernyataan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) harus mandiri dari sisi pendapatan adalah sebuah prinsip penting dalam otonomi daerah. […]

  • Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PBD 20 Februari 2026, Kepada HPN Senator ARK Menyampaikan pandandan dan kritikan keras kepada MENPAN BR. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK. Menpan RB Tidak hargai UU Otsus. Menurut ARK, Undang-undang Otsus sama kedudukanya sama dengan UU ASN. Mengapa dalam prakteknya resim undang-undang ASN lebih mendominasi UU Pemerintahan Daerah 23 dan 32 bahkan UU […]

  • Ekonomi Daerah Melemah, Kapan Efisiensi Berakhir Dan Potensi Gejolak Sosial Meningkat

    Ekonomi Daerah Melemah, Kapan Efisiensi Berakhir Dan Potensi Gejolak Sosial Meningkat

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Papua Barat Daya 24 Maret 2026, Senator ARK angkat bicara. Kondisi ekonomi daerah lesu. Ekkonomi rakyat di Papua mengalami kelesuan yang signifikan, ditandai dengan melemahnya daya beli, sepinya UMKM, dan ketergantungan tinggi pada proyek pemerintah serta belanja ASN. Faktor utamanya adalah tingginya biaya logistik, infrastruktur belum merata. Menurut Senator yang akrab di sapa Ark, ekonomi […]

  • 10 Tahun Berlalu, Negara Berutang RUU Masyarakat Adat.

    10 Tahun Berlalu, Negara Berutang RUU Masyarakat Adat.

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 62
    • 0Komentar

    HPN, Jakarta 3 Desember 2025, Baleg DPR RI Telah memasukan 80 lebih Undang-undang untuk di bahas di bahas dan di tetapkan akhir dan awal 2026. Salah satunya RUU Kepulauan yang leah berproses 10 Tahun Tetakhie. Urgensi dan kebutuhan maayarakat pesisir, kepulauan telah mendapat momentum melalui Rakornas DPD RI bersama Pemerintah. Pemerintah dari aras POLHUKAM hingga […]

  • Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

    Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta 20 Januari 2026, Senator ARK menyampaikan protes dan keprihatian kepada Presiden. Masalah perampasan tanah adat Land Grabing di Papua seperti tidak mendapat perhatian. Isu-isu investasi yang mendapat Protes masyarakat Papua seperti tengelam dalam isu nasional yang ada. Lanjut ARK, Baik DPD RI, Masyarakat adat, MRP, Gereja, pers bahkan NGO Internasional telah mengangkatnya menjadi perhatian […]

expand_less