Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Senator ARK Desak Presiden Terbitkan PP Desa Sebelum Akhir Tahun

Senator ARK Desak Presiden Terbitkan PP Desa Sebelum Akhir Tahun

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • visibility 112

HNP, Jakarta 20 November 2025 – Senator Agustinus R Kambuaya yang juga merupakan Wakil Ketua DPP Desa Bersatu Indonesia Maju Kembali mempertanyakan perkembangan Peraturan Pemerintaah tentang desa.

Senator Ark Menyatakan bahwa, Pemerintah memang dituntut untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024.

Meskipun UU tersebut sudah disahkan April 2024, aturan teknis dalam bentuk PP masih dinantikan untuk implementasi yang lebih detail.

Wakil Ketua DPP Desa Bersatu Ark menyatakan bahwa PP tersebut dibutuhkan untuk mengatur secara lebih rinci pelaksanaan ketentuan-ketentuan baru yang ada di dalam UU, termasuk detail teknis mengenai perpanjangan masa jabatan Kepala desa 8 Tahun.

Kalau tidak ada PP-nya, para kepala desa akan kesulitan menerapkan aturan baru.

Senator ARK menyampaikan sejumlah hal substansi seperti masa jabatan kepala desa, batas wilayah antara desa, kewenangan-kewenangan pemerintah desa, status desa adat, status desa dalam kawasan hutan konservasi dll.

Selain itu Senator ARK juga menyoroti kebijakan penggunaan Dana Desa yang dinilainya masih terlalu kaku dan tidak memberi ruang inovasi bagi pemerintah desa. Menurut dia, pembatasan peruntukan dana desa membuat kepala desa tidak leluasa menyesuaikan kebutuhan lokal.

Selain itu persoalan tunjangan bagi arapat pemerintah desa juga perlu di pastikan didalam peraturan pemerintah yang akan di terbitkan.

Karena itu, senator Asal Papua Barat Daya ini mendesak pemerintah dalam hal ini Presiden untuk segera menyetujui dan mengundangkam PP Turunan tersenut agar resmi menjadi PP yang menjamin penyelengaraan pemerintahan desa.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kita mendukung langkah KPK dalam mengawasi dan mengasistensi dana otsus pemerintah di Provinsi Papua Barat Daya dan Tanah Papua umumnya. Ini merupakan upaya penguatan kelembagaan dan peranan pemerintah. Meski demikian, sektor non pemerintah juga perlu mendapat perhatian. Di Papua ini wilayah birokrasi mendapat perhatian intens dan ketat. Namun wilayah sumberdaya alam luput dari pengawasan. Pengelolaan,pemanfaatan sumberdaya […]

  • Senator ARK, FGD Ranperda Dan PERDA Kebutuhan Pembangunan Daerah

    Senator ARK, FGD Ranperda Dan PERDA Kebutuhan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Dicky
    • visibility 66
    • 0Komentar

    HNP, Sorong 17 November 2025, Badan Urusan Legislasi Daerah Republik Indonesia (BULD-DPD RI) dalam kunjungan ke Papua Barat Daya dalam rangka Inventarisasi Ranperda dan PERDA. Mengawali sambutan FGD, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya menyampaikan harapan kepada Kemendagri, Kanwil Hukum Papua Barat untuk secara intens dan serius mendukung Program Legislasi Daerah Provinsi Papua […]

  • Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta 29 Januari 2026, Senator ARK Menyoroti Berubahnya Rute Penerbangan Lobok -Bali Sorong yang berubah. Kepada HPN, Senator ARK menyampaikan keprihatinan dan Protes atas berubahnya rute penrbangan sejumlah maskapai. Garuda yang awalnya melayani Lombok- Bali -Sorong atau Bali via Makasar -Sorong. Perubahan rute penerbangan yang mulai jarang ini akan mengangu target eko turisem kita. Target […]

  • Maanfat Ekonomi Karbon Jaminan Masyarakat Adat Untuk Jaga Hutan Dan Tanah Papua

    Maanfat Ekonomi Karbon Jaminan Masyarakat Adat Untuk Jaga Hutan Dan Tanah Papua

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Pengakuan Masyarakat Konvensi Internasional  ILO No. 169 (1989, Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP) adalah dokumen penting yang diadopsi pada 13 September 2007 bahkan Protokil Kyoto dan Paris Agreement tentang lingkungan tidak menghentikan. kebijakan negara. Kerusakan hutan, pengabaian hak masyarakat sipil dan Pribumi berjalan trus Isu pengakuan masyarakat hukum adat dan perlindungan hutan terus […]

  • Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

    Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SORONG – SUN.NEWS.CO..Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., yang akrab disapa Senator ARK, menekankan pentingnya langkah konkret dari DPR Provinsi di seluruh Tanah Papua dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat lokal Pada senin 09/03/2026. Ia menyarankan tujuh poin agenda prioritas yang harus segera dikerjakan guna […]

  • ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

    ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Senator ARK, Isu efek rumah kaca dan kerusakan alam ekosistem selama ini menjadi isu Global. Dalam kenyataannya program kongkrit Nest Zero Emition belum berjalan baik. Selama ini Provinsi kalimantan yang hutannya hampir 80% telah rusak akibat perkebunan, ilegal logoing dan tambang mendapatkan kompensasi sampai ratusan miliard. Menurut ARK, Sementara Papua yang terus konsisten menjaga hutan […]

expand_less