Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » ARK, Orang Papua Harus Berdaulat Atas Kekayaanya

ARK, Orang Papua Harus Berdaulat Atas Kekayaanya

  • account_circle Athor
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 90

Orang Papua Mari Diskusi Soal Masa Depan Kita. Kemarin adalah sejarah, hari ini kenyataan, Besok adalah harapan

Hari-hari ini energi kita habis teriak, protes, saling menyalahkan, saling menuntut tangung jawab.

Energi kita habis, semenrata kenyataan rerus berubah tidak sesuai harapan kita. Masyarakat adat tersingkir. Mengutik kata tan malaka, semakin ke pingir kita semakin terdesak.

Pertanyaanya Bagaimana kita Memegang Kendali Atas Rumah Kita..? Masyarakat Adat Menjadi Tuan Atas Tanah Adatnya.

Apa yang harus kita kerjakan agar kita tidak tersingkir di persimpangan kemajuan ekonomi, teknologi moderen. ?

Kita bisa mengkritik diri kita sendiri. Kita teriak Masyarakat adat sambil mengucah nasi, bukan Petatas, kelasi, sagu..?

Berapa banyak pengusaha OAP di bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan..? Tambang minyak di kuasai orang lain.

Para kepala daerah kita terjebak donatur bohir pilkada. Pengusaha OAP teriak berbusa, kekuatan kita terus di kerahkan untuk demo, Protes dan teriak.

Pemerintah daerah pusing karena Efisiensi. Anggaran menurun, janji-janji PILKADA sulit di wujudkan karena Program Pusat yang lebih dominan.

Pemerintah pusat menarik kewenangan, Menarik Anggaran dan menumpuknya dengan Membiayai MBG, Sekolah Rakyat, Program 3 Juta Rumah, Koperasi Desa Merah Putih.

Para Gumbernur kini hanya jadi Kepala Sekertariat Kantor Daerah (Head of Regional Secretariat).

Tidak ada special policy yang bisa di putuskan sendiri. Efisiensi di berlakukan sementara para Gubernur Dan Bupati Walikota di tuntut kreatif.

Ini waktunya kita berdialog pembangunan dan nasib anak cucu kita kedepan. Kita tidak ingin lagi 5 tahun atau 10 Tahun seperti masa periodisasi kepala daerah baru kita kumpul bicara visis misi jangka pendek.

Kita tidak ingin 5 Tahun lagi kita masih teriak masalah yang sama.*Bagaimana caranya generasi ini mengambil peranan, menjadi Pelaku dan pemain ekonomi, Mandiri berdikari, bermartabat dalam adat dan budaya.

Semua hal harus di bicarakan secara terbuka antara masyarakat adat, Pemerintah Bahkan Swasta. Apa dan bagaimana tangung jawab menciptakan Generasi Emas Papua kepadan.

Generasi ini tidak boleh menjadi Generasi Protes di luar Gelangang kemajuan. Menjadi Generasi yang Frustasi, Putus asa di persimpangan saman.

Ekonomi Vs Ekologi, Ekonomi maju tanpa merusak ekologi dan ekosistem. Bagaimana caranya Green Economi, Blue Economy.

Undangan Kepada

MRP Se-Tanah Papua

DPR Se Tanah Papua

DPD Se Tanah Papua

Komite Eksekutif

BP3OKP

Dewan Adat Papua

LMA Di Tanah Papua

Gereja Se Tanah Papua .

Semua komponen Harus Duduk Bersama Merumuskan Sesuatu Yang Strategis Untuk Di Sampaikan Kepada Pemerintah Pusat. Termasuk Catatan Kendala Implementasi Otsus yang sudah lemah karena UU sektoral.

Bukan tentang berapa kuat kita melawan apalagi teriak, tetapi seberapa kuat kita konsolidasikan diri untuk maju dan mempertahankan diri kita. Tidak mudah menjual tanah kita, lembaga adat harus solid dll.

ARK, Kita Tidak Mau Lagi 10 Tahun Lagi Meneriakan Masalah Yang Sama. Sementara Bangasa Lain Di Indonesia Dan Dunia Maju Dan Makmur sementara kita termarjinalkan diatas kekayaan alam.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK Mengapresiasi Polda Papua Barat Daya Menertipkan Tambang Ilegal Di Tambrauw

    Senator ARK Mengapresiasi Polda Papua Barat Daya Menertipkan Tambang Ilegal Di Tambrauw

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Dicky
    • visibility 80
    • 0Komentar

    HNP, Sorong 17 November 2025 – Senator Agustinus R Kambuaya SIP, SH Mengapresiasi Polda Papua Barat Daya yang turun langsung ke Tambrauw melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang Ilegal Sesuai dengan arahan Presisden Pabrowo pada masa sidang Tahunan 2025, bahwa aktivitas ekonomi yang merusak lingkungan perlu langkah mitigasi. Kabupaten Konservasi karena sekitar 80% wilayahnya merupakan hutan […]

  • Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PBD 20 Februari 2026, Kepada HPN Senator ARK Menyampaikan pandandan dan kritikan keras kepada MENPAN BR. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK. Menpan RB Tidak hargai UU Otsus. Menurut ARK, Undang-undang Otsus sama kedudukanya sama dengan UU ASN. Mengapa dalam prakteknya resim undang-undang ASN lebih mendominasi UU Pemerintahan Daerah 23 dan 32 bahkan UU […]

  • Bahas UU Perlindungan Petani, Senator ARK Tolak Sawit  Lebih Baik Hilirisasi Pertanian

    Bahas UU Perlindungan Petani, Senator ARK Tolak Sawit Lebih Baik Hilirisasi Pertanian

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan 20 Januari 2026, dalam rangka pembagasan UU Perlindungan Petani, Senator Ark menyampaikan sejumlah isu strategis Isu strategis Papua sesuguhnya bukan soal tambang dan sawit. Tetapi sesuguhnya isu lokal pertaniannnya adalah bagaimana mengubah nilai lebih hasil pertanian, perukanan dll. Perkebunan sawit bukan kebutuhan Papua. Orang asli Papua membutuhkan teknologi pertanian dan pengolahan perikanan. Hilirisasi […]

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta 19 November 2025, Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, […]

  • Senator ARK: Kejadian NTT, Alaram Untuk Otsus Dan Pendidikan Di Papua

    Senator ARK: Kejadian NTT, Alaram Untuk Otsus Dan Pendidikan Di Papua

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta 6 Februari 2026, Senator ARK, Kejadian anak bunuh diri di NTT karena tidak bisa mebeli buku mejadi tamparan wajah NKRI di mata dunia. Untuk urusan pendidikan saja kita tidak bisa. Bagaimana dengan pertahanan keamanan. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK ini, bahwa kejadian NTT menjadi peringatan system pendataan kemiskinan ekstrim kita. Sistem pendataan […]

  • Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

    Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta 20 Januari 2026, Senator ARK menyampaikan protes dan keprihatian kepada Presiden. Masalah perampasan tanah adat Land Grabing di Papua seperti tidak mendapat perhatian. Isu-isu investasi yang mendapat Protes masyarakat Papua seperti tengelam dalam isu nasional yang ada. Lanjut ARK, Baik DPD RI, Masyarakat adat, MRP, Gereja, pers bahkan NGO Internasional telah mengangkatnya menjadi perhatian […]

expand_less