Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK, Mengecam KOMNAS HAM RI Terkesan Lambat Merespon Dugaan Penembakan Warga Sipil Di Maybrat

Senator ARK, Mengecam KOMNAS HAM RI Terkesan Lambat Merespon Dugaan Penembakan Warga Sipil Di Maybrat

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
  • visibility 30

Jakarta 17 Agustus, — Senator Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, menilai Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI terkesan lambat merespons dugaan penembakan terhadap warga sipil di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Dugaan penembakan terhadap tiga warga sipil di wilayah Maybrat pada 13 Agustus 2026 telah menimbulkan keresahan dan perhatian luas masyarakat. Karena itu, negara melalui lembaga yang memiliki mandat perlindungan dan penegakan HAM harus segera hadir untuk memastikan fakta peristiwa secara objektif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Komnas HAM RI jangan menunggu situasi semakin berkembang baru kemudian mengambil langkah. Ketika ada dugaan pelanggaran HAM terhadap warga sipil, respons cepat sangat penting untuk memastikan fakta, melindungi korban, mencegah intimidasi, sekaligus menghindari berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat,” ujar Senator ARK.

Menurutnya, Komnas HAM perlu segera membentuk atau menurunkan tim untuk melakukan pemantauan dan investigasi secara independen, objektif, transparan, dan imparsial.

Senator ARK menegaskan, langkah tersebut bukan untuk menghakimi pihak tertentu, tetapi justru untuk memastikan seluruh pihak mendapatkan perlakuan yang adil berdasarkan hukum.

“Kalau memang ada dugaan penembakan terhadap warga sipil, harus diusut secara terang. Siapa pelakunya, bagaimana kronologinya, apa motifnya, dan apakah terjadi penggunaan kekuatan secara berlebihan harus dibuktikan melalui investigasi yang kredibel,” tegasnya.

Ia juga meminta Komnas HAM RI berkoordinasi dengan Komnas HAM Perwakilan Papua, Kementerian HAM, TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan keluarga korban agar proses pengungkapan fakta dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Jangan sampai masyarakat Papua kembali merasa bahwa ketika mereka menjadi korban kekerasan, negara terlambat hadir. Kehadiran negara harus dirasakan justru ketika rakyat berada dalam situasi sulit dan membutuhkan perlindungan,” katanya.

Senator ARK menambahkan bahwa perlindungan warga sipil harus menjadi prioritas dalam situasi keamanan apa pun. Konflik atau gangguan keamanan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak hidup dan rasa aman masyarakat sipil.

“Papua membutuhkan keadilan, bukan saling tuding. Kita membutuhkan investigasi yang objektif agar kebenaran terungkap dan tidak ada pihak yang dikorbankan oleh informasi yang belum terverifikasi,” ujar Senator ARK.

Ia mendesak Komnas HAM RI segera mengambil langkah nyata dan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut kepada publik.

“KOMNAS HAM HARUS HADIR.
WARGA SIPIL HARUS DILINDUNGI.
KEBENARAN HARUS DIUNGKAP.
KEADILAN HARUS DITEGAKKAN.”

SENATOR ARK
Papua Barat Daya — Justice for All

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK: Kejadian NTT, Alaram Untuk Otsus Dan Pendidikan Di Papua

    Senator ARK: Kejadian NTT, Alaram Untuk Otsus Dan Pendidikan Di Papua

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta 6 Februari 2026, Senator ARK, Kejadian anak bunuh diri di NTT karena tidak bisa mebeli buku mejadi tamparan wajah NKRI di mata dunia. Untuk urusan pendidikan saja kita tidak bisa. Bagaimana dengan pertahanan keamanan. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK ini, bahwa kejadian NTT menjadi peringatan system pendataan kemiskinan ekstrim kita. Sistem pendataan […]

  • Senator ARK Soroti Kerusakan Ruas Jalan Teminabuan–Moswaren–Maybrat

    Senator ARK Soroti Kerusakan Ruas Jalan Teminabuan–Moswaren–Maybrat

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Juli 2026, Senator ARK Soroti Kerusakan Ruas Jalan Teminabuan–Moswaren–Maybra Senator ARK menyoroti kondisi ruas jalan Teminabuan–Moswaren–Maybrat yang hingga kini masih mengalami kerusakan di sejumlah titik. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan oleh Balai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas PUPR Provinsi Papua Barat Daya belum berjalan secara optimal. Kepada Hpn, di jakarta 13 […]

  • Senator ARK Interupsi, Dana Desa Di Pangkas Tetapi Kopdes Merah Putih Belum Berjalan

    Senator ARK Interupsi, Dana Desa Di Pangkas Tetapi Kopdes Merah Putih Belum Berjalan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan  14 Januari 2026, Senator ARK melakukan interupsi dalam sidang paripurna untuk menyampaikan permasalahan krusial menyangkut Koperasi Desa Merah Putih. Senator ARK menyampaikan bahwa hasil pemantauan, serap aspirasi dan pengawasan menemukan adanya kesulitan implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih. Menurut senator yang akrab di sapa ARK itu, bahwa dana desa telah di gunakan untuk […]

  • Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

    Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sebanyak 6 Gubernur dan 42 Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Bertemu Presiden di Jakarta 16 Desember 2025. Salah satu agenda pertemuan adalah membahas Agenda pembangunan Papua dan dinamika efisiensi anggaran. Pada kesempat rapat tersebut presiden meminta menteri keuangan agar ada penambahan anggaran.Presiden menyatakan akan menaikan transfer ke daerah menjadi 12 Triliun. Ini tentu bukan […]

  • Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PBD 20 Februari 2026, Kepada HPN Senator ARK Menyampaikan pandandan dan kritikan keras kepada MENPAN BR. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK. Menpan RB Tidak hargai UU Otsus. Menurut ARK, Undang-undang Otsus sama kedudukanya sama dengan UU ASN. Mengapa dalam prakteknya resim undang-undang ASN lebih mendominasi UU Pemerintahan Daerah 23 dan 32 bahkan UU […]

  • Senator ARK, Daripada Sekolah Rakyat Presiden Berikan Anggaran Hidupkan Sekolah YPK  Pola Asrama Di Tanah Papua

    Senator ARK, Daripada Sekolah Rakyat Presiden Berikan Anggaran Hidupkan Sekolah YPK Pola Asrama Di Tanah Papua

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sorong 2 Maret 2026, Senator Ark berkunjung ke kantor BP3OKP di Gedung Keuangan Negara Kota Sorong. Kunjungan senator ARK di terima oleh Kepala BP3OKP Bersama staf. Selain ARK, Staf Ahli Bupati Maybrat Ona Sraun juga Turut hadir dalam kesempatan tersebut. Senator ARK Menyampaikan bahwa, Kunjungan penting ini merupakan moment penting dalam rangka konsolidasi kelembagaan untuk […]

expand_less