Breaking News
light_mode
Trending Tags

  • account_circle Athor
  • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
  • visibility 86

Jakarta 19 November 2025, Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI.

Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat.

Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, PEMDA Papua Barat Dan DPRD Telah mengajukan Rancangan PERDA Pajak dan Retribusi Daerah (PRD) Kepada Kemendagri Melalui Biro Hukum dan Biro Keuangan Daerah. Hingga akhir tahun 2025, perda yang telah di ajukan belum juga di setujui untuk di Undangkan dalam lembaran Daerah.

Perda pajak dan retribusi daerah, merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi pendapataan daerah, guna mendukung pembangunan daerah.

Akibat efisiensi anggaran daerah tidak dapat melakukan percepatan lembangunan. Daya beli masyarakat menurun akibat APBD yang menurun.

Program pemberdayaan masyarakat Papua Barat di sektor peranian, perikanan, UMKM bahkan upaya pengenatasan kemiskinan tidak dapat di kerjakan secara maksimal.

Akibat dari efisiensi banyak aspek sosial terdampak. Sirkulasi perputaran uang dan pertumbuhan ekonomi sanggat bergantung pada belanja APBD.

Menurut data BPS, persentase penduduk miskin di Papua Barat Daya adalah 18,13% pada Maret 2024, dengan jumlah 102,27 ribu orang. Angka ini mencakup 24,04 ribu orang di perkotaan dan 78,23 ribu orang di perdesaan. Sementara itu, data terbaru dari September 2024 menunjukkan penurunan jumlah penduduk miskin menjadi 96.810 orang.

Potret Papua Barat Daya tergambar secara terperinci; Persentase penduduk miskin: 18,13% Jumlah penduduk miskin: 102,27 ribu orangPenduduk miskin perkotaan: 24,04 ribu orang (8,51% dari total penduduk miskin)

Penduduk miskin perdesaan: 78,23 ribu orang (27,78% dari total penduduk miskin).Komposisi garis kemiskinan, Makanan: Rp563.575,00 (74,52%) Bukan Makanan: Rp192.662,00 (25,48%)

Karena itu penting mendorong terbitnya PERDA Pajak dan Restribusi Daerah sebagai solusi pendapatan daerah.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maanfat Ekonomi Karbon Jaminan Masyarakat Adat Untuk Jaga Hutan Dan Tanah Papua

    Maanfat Ekonomi Karbon Jaminan Masyarakat Adat Untuk Jaga Hutan Dan Tanah Papua

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pengakuan Masyarakat Konvensi Internasional  ILO No. 169 (1989, Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP) adalah dokumen penting yang diadopsi pada 13 September 2007 bahkan Protokil Kyoto dan Paris Agreement tentang lingkungan tidak menghentikan. kebijakan negara. Kerusakan hutan, pengabaian hak masyarakat sipil dan Pribumi berjalan trus Isu pengakuan masyarakat hukum adat dan perlindungan hutan terus […]

  • Senator ARK; Minta Polda Papua Barat Daya Ungkap Pelaku Pembunuhan Di Banfot

    Senator ARK; Minta Polda Papua Barat Daya Ungkap Pelaku Pembunuhan Di Banfot

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta 13 Maret 2026, Senator ARK angkat bicara terkait pembunuhan  frangklin delano kambu di Banfot Distrik Bamusbama kabupaten tambrauw. Lanjut ARK, Menyampaikan harapannya kepada Polda Papua Barat Daya agar bisa mengungkap pelaku pembunuhan terhadap alm. Delano kambu ini. Lanjut ARK, aksi-aksi kekerasan yang merengut nyawa anak muda Papua seperti ini perlu di tindak tegas. Generasi […]

  • Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan 14 Januari 2026 Senator ARK melakukan interupsi untuk menegaskan persoalan strategis nasional dan daerah. Senator ARK Menyampaikan bahwa kejadian sumatera dan Aceh Merupakan kelalaian manusia atau Faktor Manusia dan kebijakan Pembangunan mengakibatkan bencana. Sambil melaporkan data  33 Juta Hekatar Hutan Papua sejak 2020-2025 ada 1,1 Juta Hekatar Tergerus. 600.000 Hektar rusak akibat investasi. […]

  • Senator ARK, Ditunjuk Subwil Timur II Untuk Jadi Wakil Ketua I PPUU DPD RI

    Senator ARK, Ditunjuk Subwil Timur II Untuk Jadi Wakil Ketua I PPUU DPD RI

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta 19 Agustus 2026, Senator ARK tunjuk musyawarah sub wilayah timur II Sebagai Wakil Ketua I Panitia Perancang Undag-undang (PPUU) DPD RI.  Pengusulan tersebut dilakukan dalam rapat alat kelengkapan DPD RI. Selanjutnya, proses dilanjutkan dalam rapat PPUU untuk memperoleh persetujuan sesuai mekanisme kelembagaan DPD RI. Senator ARK diajukan sebagai calon unsur pimpinan PPUU setelah mendapat […]

  • Senator ARK, Penghargaan The One Indonesia Magazin Jadi Motivasi Untuk Berkarya

    Senator ARK, Penghargaan The One Indonesia Magazin Jadi Motivasi Untuk Berkarya

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Bali 23 Januari 2026, The One Indonesia Magazin Mengelar Indonesia Innovation Excellence AWARD. Penghargaan di lakukan dengan penilaian pada sejumlah Aspek dan Kategori. Ada Figur Kepala Daerah, Tokoh Sosial Masyarakat dalam pengabdiannya. Senator ARK masuk dalam Nominasi The Most Inspiring Connectiing People Aspiration. Pada kesempatan menerima penghargaan, Senator ARK Memberikan sambutan yang mengugah. ARK menyampaikan […]

  • Senator ARK Menilai Pidato Nota Keuangan Presiden Menguatkan Peran Strategi Program Pusat Dan Pelemahan Pemerintahan Daerah

    Senator ARK Menilai Pidato Nota Keuangan Presiden Menguatkan Peran Strategi Program Pusat Dan Pelemahan Pemerintahan Daerah

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Pidato Presiden lebih kuat pada konsolidasi dan penguatan program Pemerintah Pusat, sementara posisi daerah justru masih menghadapi efisiensi, pengetatan transfer, dan tuntutan peningkatan produktivitas dengan ruang fiskal yang terbatas. Menurut Senator ARK yang hadir langsung dalam Sidang Paripurna Pembacaan Nota Keuangan Presiden. Ada satu garis kritik yang cukup kuat; jangan sampai pertumbuhan […]

expand_less