Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Hut Satu Tahun, GUB PBD Seperti Kereta, Mesin Cepat Gerbong Berat

Hut Satu Tahun, GUB PBD Seperti Kereta, Mesin Cepat Gerbong Berat

  • account_circle Athor
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 9

Kepada Hpn, ARK memberikan pandangan terkait  satu tahun kepemimpinan ESA. Memurut Senator Ark, Gubernur Papua Barat Daya sudah satu tahun memimpin.

Meurut ARK, Ada kendala eksternal dan internal menghambat harapan, keinginan dan Visi Misi Gubernur. Hambatan eksternal yang membuat pelayanan dan kecepatan pembangunan mandek. Kendala eksternal itu menyangkut kebijakan pemerintan pusat yang berubah.

Kebijakan efisiensi yang mencekik semua kepala daerah di Indonesia. Kedua, anggaran yang awalnya 3 Triliun berkurang menjadi 1 triliun. Semua karena penyerapan sebelumnya yang tidak meyakinkan kementerkan keuangan.

Sambung ARK, Pemerintah pusat Fokus Kepada MBG, Koperasi Desa Merah Putih, Tiga Juta Rumah, Sekolah Rakyat dan PSN. Pemerintah pusag mau kerjakan semua hal langsung dari atas.

OPD Tidak Kreatif Dan Inovatif

Ditengah kesulitan ini, ESA memimpin dengan organisasi perangkat daerah yang lambat dan tidak inovatif.

Gubernur punya Visi dan Misi yang harus di terjemahkan kedalam rencana kerja tahunan. Banyak orang ingin mendapatkan jabatan tanpa kompetensi yang baik.

Kemampuan berinovasi dan kreasi rendah, gubernur seperti membawa beban di pundak. Aset-aset di daerah belum di selesaikan statusnya.

Sumber Obyek pendapatan asli daerah tidak maksimal bahkan tidur. Semua ingin mendapat perhatian gubernur tanpa punya kemampuan meyakinkan pemerintah pusat untuk mendatangkan DAK. Dana DAK membutuhka dukungan dokumen Administrasi yang lengkap yang harus di siapkan daerah.

ESA seperti mesin kereta baru yang ingin Speed tetapi gerbongnya lapuk, tua dan karat. Peremajaan organisasi terbentur aturan menpan.

Semua orang ingin menjadi pemimpin tetapi bisa memimpin itu sulit. Ketidak mampuan, kurangnya Inovasi dan kreatifitas semua OPD ujungnya penilaian buruk di alamatkan kepada Gubernur. Mereka minta jabatan dengan segala cara tetapi untuk mengerjakannya semua beralasan Efisiensi.

Kalau Obyek pendpaatan PAD bagus bisa saja honor aparat kampung bisa diberikan dengan sumber PAD sendiri. Inilah faktat yang melilit kepemimpinan ESA selama satu tahun. Harus Evaluasi dan Roling dan mutasi agar harapan masyarakat bisa terjawab melalui kerja-kerja OPD.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta 29 Januari 2026, Senator ARK Menyoroti Berubahnya Rute Penerbangan Lobok -Bali Sorong yang berubah. Kepada HPN, Senator ARK menyampaikan keprihatinan dan Protes atas berubahnya rute penrbangan sejumlah maskapai. Garuda yang awalnya melayani Lombok- Bali -Sorong atau Bali via Makasar -Sorong. Perubahan rute penerbangan yang mulai jarang ini akan mengangu target eko turisem kita. Target […]

  • Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Pak Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Pak Hasyim Yth, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan Papua. […]

  • Agustinus Kambuaya Buktikan Papua Bisa Bicara di Senayan

    Anak Timur Masuk ke Senayan, Agustinus R Kambuaya Siap Buat Perubahan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 41
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 22 November 2025 – Agustinus R. Kambuaya, S.IP., menjadi salah satu wajah baru di DPD RI 2024–2029 yang menyorot perhatian publik. Lahir dan besar di Kamubuaya, wilayah yang jauh dari pusat pembangunan, Agustinus tumbuh dengan kesadaran kuat mengenai tantangan nyata masyarakat Papua. Pengalaman masa kecil itu justru membentuk tekadnya untuk mengejar pendidikan tinggi […]

  • Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

    Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 73
    • 0Komentar

    HMP, Jakarta, 19 November 2025 –  Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi […]

  • Senator ARK; RUU Pemilu Wajib Mengakomodir Hak Politik OAP Sebagai Komitmen Negara Dalam Otsus

    Senator ARK; RUU Pemilu Wajib Mengakomodir Hak Politik OAP Sebagai Komitmen Negara Dalam Otsus

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Hpn, Papua Barat Daya 5 Januari 2026, Senator Agustinus R. Kambuaya yang juga merupakan Anggota Badan Kerjasama Parlemen Antara Negara DPD RI angkat suara. Senator ARK Menyampaikan bahwa Pemerintah dan DPR sedang memprioritaskan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu pada tahun 2026 untuk mempersiapkan Pemilu 2029, dengan target penyelesaian jauh sebelum tahapan dimulai, yang akan mencakup penyelarasan […]

  • Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

    Senator ARK, Hasil FGD Konsekwensi Efiseinsi Infrastruktur DOB Jadi PSN

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sorong Papua Barat Daya 21 Februari dalam Focus Discussion (FGD) satu tahun kepemimpinan Elisa Kambu Ahmad Nasrauw munemukan sejumlah kendala dan solusi strategis. FGD yang di inisiasi oleh Senator ARK menegaskan bahwa kebijakan Efisiensi tidak sejalan dengan komitmen pemerintah pusat memekarkan DOB di Tanah Papua. Dalam FGD tersebut senator ARK yang merupakan Anggota Pansus Otsus […]

expand_less