Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Negara Tidak Adil, Tidak Gubris Papua Darurat Ekosop Keamnan

Negara Tidak Adil, Tidak Gubris Papua Darurat Ekosop Keamnan

  • account_circle Athor
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 78

Jakarta 5 Februari 2026, Senator ARK menyayangkan situasi yang terjadi di Papua sejak 2025 hingga 2026. Protes masyarakat terkait perampasan lahan sawit, lahan lerkebunan tidak di Gubris.

Lanjut Senator ARK, Bahkan awal minggu Pertama bulan februari 2026, Dewan Gereja Papua selatan mengelar protes terhadap kebijakan investasi, suara gereja adalah suara kenabian. Suara tanpa kepentingan ekonomi maupun politik.

Lanjut ARK, Suara-suara yang di teriakan di daerah sampai parlemen senayan pun tengelam dalam hiruk pikuk isu nasional.

Selain Papua selatan, Biak Papua masyarakat yang protes soal kebijakan pertahanan keaman pun tidak di gubris. Mereka takut daerahnya jadi titik pertahanan, suatu kelak terjadi konflik mereka akan mengalami resiko langsung.

Sambung Senator ARK, Bahwa Laporan terbaru dari The Spirit Papua 5 Februari 2026, Warga kami distrik Kembu Kab. Puncak sedanv mengungsi masuk hutan akibat operasi militer.

Perang yang berlarut-larut tanpa mematuhi Hukum Humaniter mengakibatkan masyarakat sipil menjadi korban. Mengungsi dan hidup tidak lagi normal seperti masyarakat lain.

Senator ARK megatakan kekecewaanya kepada bapak Presiden Prabowo yang sibuk dengan diplomasi luar Negeri, Kepentingan Amerika, Palestina dan Israel sementara mengabaikan kondisi darurat ekononomi, ekologi dan keamanan dan tanah Papua.

Media nasional, DPR RI dan semua liputan nasional sibuk membicarakan isu lain. Isu Porles Sleman, Saat ini saudara kita yang bunuh diri di NTT dan lain sebagainya.

Kepada media ini, senator ARK menyampaikan bahwa Papua sedang tidak baik-baik saja. Pertemuan lintas stacholders untuk bicarakam masalah Papua. Bukan sekedar mengundang pejabat pemerintah Enam Gubernur di Tanah Papua. Mereka itu kan perpanjangan tangan pusat di daerah.

Udanglah Gereja, MRP, Masyarakat Adat, DPR RI, DPD RI, Komite Eksekutif, BP3OKP. Harus duduk bersama untuk bicarakan situasi darurat ekonomi, darurat keamanan, darurat hutan dan sawit di tanah Papua. Seakan kitorang setengah binatang, negara hanya mau kekayaan alam kita tetapi tidak mau manusianya. Tidak mau berdialog secara baik.

Lanjut Senator ARK, embisik presiden jangan diam, dulu rasiame jokowi bisa undang orang Papua duduk mencari solusi bersama. Pembisik Presiden prabowo tidak peka merespon isu yang ada.

 

 

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

    ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Senator ARK, Isu efek rumah kaca dan kerusakan alam ekosistem selama ini menjadi isu Global. Dalam kenyataannya program kongkrit Nest Zero Emition belum berjalan baik. Selama ini Provinsi kalimantan yang hutannya hampir 80% telah rusak akibat perkebunan, ilegal logoing dan tambang mendapatkan kompensasi sampai ratusan miliard. Menurut ARK, Sementara Papua yang terus konsisten menjaga hutan […]

  • Senator ARK Demands Tangible UN Accountability for the Environment and Justice

    Senator ARK Demands Tangible UN Accountability for the Environment and Justice

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SENATOR AGUSTINUS R. KAMBUAYA, FORM PAPUA INDONESIA  AN APPEAL TO THE SECRETARY-GENERAL OF THE UNITED NATIONS Welcome to Indonesia, Your Excellency Your Excellency, Mr. Secretary-General, On behalf of those who cherish our forests, our environment, and the future of humanity, I extend a warm welcome to you on your visit to Indonesia. Your presence in […]

  • Senator ARK, Daripada Sekolah Rakyat Presiden Berikan Anggaran Hidupkan Sekolah YPK  Pola Asrama Di Tanah Papua

    Senator ARK, Daripada Sekolah Rakyat Presiden Berikan Anggaran Hidupkan Sekolah YPK Pola Asrama Di Tanah Papua

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sorong 2 Maret 2026, Senator Ark berkunjung ke kantor BP3OKP di Gedung Keuangan Negara Kota Sorong. Kunjungan senator ARK di terima oleh Kepala BP3OKP Bersama staf. Selain ARK, Staf Ahli Bupati Maybrat Ona Sraun juga Turut hadir dalam kesempatan tersebut. Senator ARK Menyampaikan bahwa, Kunjungan penting ini merupakan moment penting dalam rangka konsolidasi kelembagaan untuk […]

  • Dalam Keadaan Terluka Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Apakah NKRI Mencintai Orang Papua ?

    Dalam Keadaan Terluka Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Apakah NKRI Mencintai Orang Papua ?

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 28
    • 0Komentar

    CATATAN REFLEKSI 81 TAHUN NKRI* Dalam Keadaan Terluka, Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Sebaliknya Apakah NKRI Mencintai Orang Papua Jangan pernah mempertanyakan nasionalisme orang Papua Di tengah luka, pengungsian, ketakutan, bahkan ketika tanah dan sumber daya mereka menghadapi berbagai persoalan, rakyat Papua tetap mengangkat tangan memberi hormat kepada Merah Putih. Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia […]

  • Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Papua Barat Daya 27 Agustus senator ARK menyoroti dinamika UU Perampasan Aset. Menurut ARK Aset adalah hasil dari pengelolaan kekayaan negara. Selama ini kekayaan alam sudah di kelola dan di manfaatkan oleh para oligarki yang punya modal dan akses kekuasaan. UU Omnibus Law dan UU Minerba dinilai belum sepenuhnya menjamin daerah serta masyarakat adat menjadi […]

  • Senator ARK Interupsi, Dana Desa Di Pangkas Tetapi Kopdes Merah Putih Belum Berjalan

    Senator ARK Interupsi, Dana Desa Di Pangkas Tetapi Kopdes Merah Putih Belum Berjalan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan  14 Januari 2026, Senator ARK melakukan interupsi dalam sidang paripurna untuk menyampaikan permasalahan krusial menyangkut Koperasi Desa Merah Putih. Senator ARK menyampaikan bahwa hasil pemantauan, serap aspirasi dan pengawasan menemukan adanya kesulitan implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih. Menurut senator yang akrab di sapa ARK itu, bahwa dana desa telah di gunakan untuk […]

expand_less