Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global
- account_circle Athor
- calendar_month Ming, 1 Feb 2026
- visibility 16

Seperti kata pepatah sejarah akan mengulang kisahnya. Rotasi bumi seperti memutar masa kembali kepada porosnya. Begitu kita melihat Papua.
Perang dunia kedua, medean pertempuran sekutu dan jepang justru terjadi di pacific dan khususya Papua.
Biak, Jayapura, Sorong sausapor, Medean sejarah kelam perang. Eskalasi geopolitik kawasan pacific antara sekutu Amerika dan cina kian meningkat. Perang dingin dominasi ekonomi antara cina dan Amerika tidak terbendung lagi.
Peningkatan Alutsista militer, perluasan dan pengembangan pertahanan militer di kawasan pasific termasuk Indonesia terus di galang.
Pemerintah Indonesia yang di Apit Laut Cina Selatan Dan Kawasan Indo Pacific mejadi paradigma Geopolitik Pertahanan Keamanan memaksa Indonesia harus menyiapkan diri.
Megapa RUSIA-AMERIKA-CINA Melirik Papua. ? Karena kalkulasi efektifitas, efisiensi serangan militer laut dan udara akan lebih Efektif kalau dari jarak yang strategis. Posisi Biak dan Papua strategis untuk mobilisasi jika perang benar-benar meletus.
Perebutan ruang ekonomi yang selama ini jalan dalam keadaan senyap antara Amerika dan Cina pada satu masa akak masuk pada konflik terbuka. Kejadian As dan Iran bisa saja terjadi di Asia Pacific.
Karena itu konsolidasi kekuataan militer harus disiapkan. Kita bisa meminjam istilah lama teori realis Sivis pacempara bellumJika engkau mendambakan perdamaian, bersiaplah menghadapi perang
Sio Papua kekayaan di alam yang terkadung didalamnya, letak posisi Papua yang strategis menjadi berkat sekaligus malapetaka.
Dorang punya masalah datang perang di kita pu rumah, Kata lagu Black Brothers, Tahun yang ke 40 Jerman Mulai angkat perang mulainya dari Eropa Smapai Ke Newgunea. SIO KASIHAN PAPUA, BINASA JADI KORBAN
Senator ARK Alumni Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UPN Yogyakarta
- Penulis: Athor
