Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 78

Sebanyak 6 Gubernur dan 42 Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Bertemu Presiden di Jakarta 16 Desember 2025. Salah satu agenda pertemuan adalah membahas Agenda pembangunan Papua dan dinamika efisiensi anggaran.

Pada kesempat rapat tersebut presiden meminta menteri keuangan agar ada penambahan anggaran.Presiden menyatakan akan menaikan transfer ke daerah menjadi 12 Triliun. Ini tentu bukan kabar gembira, karena memang APBD di Tanah Papua sebelumnya Papua induk 14 Triliun Dan Papua Barat 8 Triliun.

Setelah di tambahnya 4 DOB Provinsi induk hanya berbagi dengan Provinsi Baru. Jadi sesunguhnya tidak ada penambahan anggaran.

Kenaikan Anggaran Bersyarat

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan menambah anggaran tetapi daerah harus siap menerima investasi sawit, etanol atau singkong dan tebu.

Ditempat terpisah Ketua Asosiasi Gubernur Se Tanah Papua Mantan pilot Meky Nawipa Menyatakan Peryatan Tegas bahwa perlakuan kepada Aceh berbeda dengan Papua.

Sambil menjelaskan sumbangan kepada pendapatan Freeport kepada Negara tetapi alokasi ke Papua yang tidak berimbang.

Bapak presiden kebijakan anggaran mestinya bebas tanpa syarat. Papua telah menyumbang melalui penerimaan APBN melalui Pajak Freeport, BP, Petrocina dan sejumlah perusahan multi nasional lainnya. Mengapa untuk Papua selalu ada kebijakan bersyarat.

Syarat tambah anggaran harus menerima investasi sawit. Bapak presiden yang kami hormati, laju investasi sawit jenis tanaman monocultur ini telah merusak tanah Papua.

Data dan Tren Laju Deforestasi

Periode 2000-2024: Hingga tahun 2024, sekitar 1,1 juta hektare hutan di Tanah Papua telah hilang.

Periode 2020-2022: Terjadi peningkatan deforestasi, dari 1.415 hektare (2020-2021) menjadi 1,5% lebih tinggi pada 2021-2022, atau sekitar 765 hektare dalam dua bulan pada awal 2024.

Penyusutan Hutan Alam: Antara tahun 2001-2019, hutan alam Papua menyusut 663.443 hektare, dengan sebagian besar (71%) terjadi pada 2011-2019.

Data GFW (2001-2024): Papua kehilangan 770.000 hektare tutupan pohon, setara 3,0% dari tutupan pohon tahun 2000, menghasilkan 580 Mt emisi CO2e.

Penyebab Utama Deforestasi

Perkebunan Kelapa Sawit: Pemberian izin pelepasan kawasan hutan (PKH) untuk sawit menjadi pendorong utama, dengan banyak area izin yang masih berhutan alam (deforestasi terencana) dibuka untuk perkebunan.

Pertambangan: Aktivitas nikel dan tambang lainnya turut berkontribusi terhadap hilangnya hutan.

Infrastruktur: Pembangunan jalan dan sarana pendukung industri membuka kawasan hutan baru.

Pemekaran Wilayah: Pengelolaan kawasan hutan pasca-pemekaran wilayah administratif juga memicu konversi hutan.

Dampak Lingkungan:

Kehilangan Keanekaragaman Hayati: Hilangnya habitat mengancam spesies unik Papua.

Kerusakan Ekosistem: Mengganggu keseimbangan alam seperti penyerbukan dan siklus nutrisi.

Staf Ahli, Pembisik Presiden Harus Berikan Pandangan Pro Rakyat

Jutaan rakyat indonesia telah menaruh harapan kepada bapak. Bapak presiden pasti Pro Rakyat, Pro Masyarakat Adat, Pro Lingkugan. Penasehat harus peka membaca dan mendegar aspirasi rakya.

Ada beberapa kebijakan yang mestinya di lakukan Presiden di tanah Papua. Mendorong bisnis karbon masyarakat adat.

Kedua energy ternarukan seperty Hydropower pembangkit listrik tenaga air. Potensi Air terjun dan sunggai di Papua sanggat banyak untuk di manfaatkan. Ketiga pembangkit listrik Tenaga angin dan matahari.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Prima Maybrat Soroti Siswa Tak Terdaftar Di DAPO DIK

    Ketua Prima Maybrat Soroti Siswa Tak Terdaftar Di DAPO DIK

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Tiga Siswa Tak Terdaftar Dapodik Gagal Ikut Ujian Di SD Negeri Kambusabo Dan Aktivitas KBM Mandek 1 Tahun Setengah di SD Fatase, Wiforius Kambu Soroti Kinerja Pemda Maybrat. Maybrat, 20 April 2026 — Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Rakyat Adil Makmur DPK Prima Maybrat Wiforius Kambu menyoroti serius kinerja Pemerintah Kabupaten Maybrat, khususnya di sektor […]

  • Setujui APBD 2026, Fraksi Otsus DPR-PBD Kritik Program Pemerintah Tidak Berpihak OAP

    Setujui APBD 2026, Fraksi Otsus DPR-PBD Kritik Program Pemerintah Tidak Berpihak OAP

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 69
    • 0Komentar

    HNP, Sorong – Berdasarkan hasil rapat dan kajian internal Fraksi Otonomi Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Daya (Fraksi Otsus DPRP PBD), Fraksi Otsus memberikan pendapat akhir terkait jawaban yang disampaikan Gubernur Papua Barat Daya atas pandangan umum dari fraksi di DPRP PBD. Franky Umpain selaku koordinator dan juru bicara Fraksi Otsus DPRP PBD menegaskan […]

  • Senator ARK, Pernyataan Purbaya Tarif Selat  Malaka Sikap Ekonomi Politik Trisakti

    Senator ARK, Pernyataan Purbaya Tarif Selat Malaka Sikap Ekonomi Politik Trisakti

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta 24 April 2026, Senator Asal Papua Barat Daya yang juga anggota badan kerja sama parlemen antara negara (BKSP) DPD RI angkat bicara. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK itu, bahwa pernaytaan kelakar Menteri Keuangan itu merupakan ketukan kebangkitan. Menurut Senator DPD RI itu, bahwa selama ini Indonesia tidak percaya diri, tidak berani memainkan […]

  • Senator ARK Minta Pemerintah Dan Perusahaan Sawit Hormati Masyarakat Adat Sorong Selatan Dan Kedepankan Dialog

    Senator ARK Minta Pemerintah Dan Perusahaan Sawit Hormati Masyarakat Adat Sorong Selatan Dan Kedepankan Dialog

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sorong 18 Februari 2026, Senator ARK memberikan tangapan terkait konflik masyarakat adat dan swasta perusahan sawit di sorong selatan. Menurut ARK, protes masyarakat ini di tangapi dengan cara dialog dan mendengar kemauan masyarakat. Kita seolah seperti mau konflik dengan masyarakat sendiri. Ini di sayangkan, kehadiran pemerintah dan seluruh perangkatnya harus bisa memastikan hak-hak masyarakat di […]

  • Senator ARK; Minta Bahlil Dan Golkar Dorong DPRI Revisi UU Omnibuslauw Berikan Kewenangan Ke Daerah

    Senator ARK; Minta Bahlil Dan Golkar Dorong DPRI Revisi UU Omnibuslauw Berikan Kewenangan Ke Daerah

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta 8 Februari 2026, Senator ARK Memberikan tangapan tethadap pernyataan Menterk ESDM dan Ketua Golkar Bahlil Lahadalia. CNN Jakarta,  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menginginkan agar penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) ke depan diberikan ke pemerintah daerah (pemda).Bahlil mengkritik pemberian izin hingga kantor usaha pertambangan selama ini hanya berpusat di Jakarta. […]

  • Kepada YTH. Bapak Presiden Prabowo Di- Istana

    Kepada YTH. Bapak Presiden Prabowo Di- Istana

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Perihal; Bapak Presiden Jangan Terpancing Dengan Upaya Pengalihan Isu Dan Pemindahan Lokus Isu Kerusakan Ekologi Kepada Isu Politik Pilkada Melalui DPRD 2029 Apakah Isu Demokrasi Pilkada Melalui DPRD Merupakan Upaya Pengalihan Isu Kerusakan, Kehancuran hutan dan lingkungan yang berdampak kepada Banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh..? Wajib kita bertanya, mengapa isu politis ini di […]

expand_less