Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

Senator ARK Minta Presiden Penambahan Anggaran Harusnya Tidak Pakai Syarat Investasi Sawit

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 115

Sebanyak 6 Gubernur dan 42 Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Bertemu Presiden di Jakarta 16 Desember 2025. Salah satu agenda pertemuan adalah membahas Agenda pembangunan Papua dan dinamika efisiensi anggaran.

Pada kesempat rapat tersebut presiden meminta menteri keuangan agar ada penambahan anggaran.Presiden menyatakan akan menaikan transfer ke daerah menjadi 12 Triliun. Ini tentu bukan kabar gembira, karena memang APBD di Tanah Papua sebelumnya Papua induk 14 Triliun Dan Papua Barat 8 Triliun.

Setelah di tambahnya 4 DOB Provinsi induk hanya berbagi dengan Provinsi Baru. Jadi sesunguhnya tidak ada penambahan anggaran.

Kenaikan Anggaran Bersyarat

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan menambah anggaran tetapi daerah harus siap menerima investasi sawit, etanol atau singkong dan tebu.

Ditempat terpisah Ketua Asosiasi Gubernur Se Tanah Papua Mantan pilot Meky Nawipa Menyatakan Peryatan Tegas bahwa perlakuan kepada Aceh berbeda dengan Papua.

Sambil menjelaskan sumbangan kepada pendapatan Freeport kepada Negara tetapi alokasi ke Papua yang tidak berimbang.

Bapak presiden kebijakan anggaran mestinya bebas tanpa syarat. Papua telah menyumbang melalui penerimaan APBN melalui Pajak Freeport, BP, Petrocina dan sejumlah perusahan multi nasional lainnya. Mengapa untuk Papua selalu ada kebijakan bersyarat.

Syarat tambah anggaran harus menerima investasi sawit. Bapak presiden yang kami hormati, laju investasi sawit jenis tanaman monocultur ini telah merusak tanah Papua.

Data dan Tren Laju Deforestasi

Periode 2000-2024: Hingga tahun 2024, sekitar 1,1 juta hektare hutan di Tanah Papua telah hilang.

Periode 2020-2022: Terjadi peningkatan deforestasi, dari 1.415 hektare (2020-2021) menjadi 1,5% lebih tinggi pada 2021-2022, atau sekitar 765 hektare dalam dua bulan pada awal 2024.

Penyusutan Hutan Alam: Antara tahun 2001-2019, hutan alam Papua menyusut 663.443 hektare, dengan sebagian besar (71%) terjadi pada 2011-2019.

Data GFW (2001-2024): Papua kehilangan 770.000 hektare tutupan pohon, setara 3,0% dari tutupan pohon tahun 2000, menghasilkan 580 Mt emisi CO2e.

Penyebab Utama Deforestasi

Perkebunan Kelapa Sawit: Pemberian izin pelepasan kawasan hutan (PKH) untuk sawit menjadi pendorong utama, dengan banyak area izin yang masih berhutan alam (deforestasi terencana) dibuka untuk perkebunan.

Pertambangan: Aktivitas nikel dan tambang lainnya turut berkontribusi terhadap hilangnya hutan.

Infrastruktur: Pembangunan jalan dan sarana pendukung industri membuka kawasan hutan baru.

Pemekaran Wilayah: Pengelolaan kawasan hutan pasca-pemekaran wilayah administratif juga memicu konversi hutan.

Dampak Lingkungan:

Kehilangan Keanekaragaman Hayati: Hilangnya habitat mengancam spesies unik Papua.

Kerusakan Ekosistem: Mengganggu keseimbangan alam seperti penyerbukan dan siklus nutrisi.

Staf Ahli, Pembisik Presiden Harus Berikan Pandangan Pro Rakyat

Jutaan rakyat indonesia telah menaruh harapan kepada bapak. Bapak presiden pasti Pro Rakyat, Pro Masyarakat Adat, Pro Lingkugan. Penasehat harus peka membaca dan mendegar aspirasi rakya.

Ada beberapa kebijakan yang mestinya di lakukan Presiden di tanah Papua. Mendorong bisnis karbon masyarakat adat.

Kedua energy ternarukan seperty Hydropower pembangkit listrik tenaga air. Potensi Air terjun dan sunggai di Papua sanggat banyak untuk di manfaatkan. Ketiga pembangkit listrik Tenaga angin dan matahari.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK, Semua Parpol Nasional Di Papua Harus Perjuangkan Aspirasi Daerah Termasuk TKD Sampai Ke Presiden

    Senator ARK, Semua Parpol Nasional Di Papua Harus Perjuangkan Aspirasi Daerah Termasuk TKD Sampai Ke Presiden

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 182
    • 0Komentar

    HPN, Jakarta 27 November 2025, Senator Agustinus R. Kambuaya mendorong partai nasional yang hadir di tanah Papua untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Papua di level nasional. Khsusnya partai kualisi Presiden. Setiap DPD Partai Nasional yang hadir di Papua harus mampu mengartikulasikan derita rakyat, aspirasi rakyat dan terutama jeritan pemerintah daerah yang menghadapi PEMANGKASAN TRANSFER KEUANGAN DAERAH […]

  • Senator ARK, Kajian Kebijakan Minyak Tanah dan Transformasi LPG 3 Kg di Papua Barat Daya

    Senator ARK, Kajian Kebijakan Minyak Tanah dan Transformasi LPG 3 Kg di Papua Barat Daya

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 79
    • 0Komentar

    HPN, Sorong – 11 Maret 2025, Senator Agustinus R Kambuaya, S.I.P., S.H. Ringkasan Eksekutif Ketersediaan dan distribusi minyak tanah: Di Papua Barat Daya, bahan bakar minyak tanah (minyak tanah) bersubsidi masih menjadi andalan banyak rumah tangga dan usaha mikro. Misalnya, ratusan jerigen minyak tanah terlihat siap pakai di Ambon, menggambarkan betapa dominannya peran minyak tanah […]

  • Senator ARK Menilai Pidato Nota Keuangan Presiden Menguatkan Peran Strategi Program Pusat Dan Pelemahan Pemerintahan Daerah

    Senator ARK Menilai Pidato Nota Keuangan Presiden Menguatkan Peran Strategi Program Pusat Dan Pelemahan Pemerintahan Daerah

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Pidato Presiden lebih kuat pada konsolidasi dan penguatan program Pemerintah Pusat, sementara posisi daerah justru masih menghadapi efisiensi, pengetatan transfer, dan tuntutan peningkatan produktivitas dengan ruang fiskal yang terbatas. Menurut Senator ARK yang hadir langsung dalam Sidang Paripurna Pembacaan Nota Keuangan Presiden. Ada satu garis kritik yang cukup kuat; jangan sampai pertumbuhan […]

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta 19 November 2025, Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, […]

  • Senator ARK Kunjungi PERUM DAMRI, Bus Tua Butuh Armada Baru, Kantor Dan Terminal Layak

    Senator ARK Kunjungi PERUM DAMRI, Bus Tua Butuh Armada Baru, Kantor Dan Terminal Layak

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sorong 23 Februari 2026, Senator ARK mengunjungi BUMN PERUM Damri di Km.10 Kota Sorong Papua Barat Daya. Dalam kunjungan tersebut senator ARK berdiskusi dan menyerap Aspirasi dari Manajemen dan pegawai PERUM Damri. Kesempatan diskusi tersebut, Kepala Kantor PERUM Damri Menyampaikan sejumlah aspirasi, masalah, kendala dan harapan kepada senator ARK. Aspirasi tersebut diantaranya, masalah Armada Damri […]

  • Senator ARK; Kewenangan Terpusat,  Pernyataan GUB PBD Mewakili Isi Hati Kepala Daerah Se- Indonesia

    Senator ARK; Kewenangan Terpusat, Pernyataan GUB PBD Mewakili Isi Hati Kepala Daerah Se- Indonesia

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta 10 September 2026, Senator ARK berikan tangapan terkait pernyataan Gubernur Papua Barat Daya yang viral sepekan terakhir. Senator ARK menyataman bahwa, Pernyataan tegas Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, pada forum Papeda Summit 2026 di Kota Sorong dinilai banyak pihak mencerminkan “uneg-uneg” atau keluh kesah yang juga dirasakan oleh berbagai kepala daerah di Indonesia […]

expand_less