Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • visibility 90

SORONG – SUN.NEWS.CO..Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., yang akrab disapa Senator ARK, menekankan pentingnya langkah konkret dari DPR Provinsi di seluruh Tanah Papua dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat lokal Pada senin 09/03/2026.

Ia menyarankan tujuh poin agenda prioritas yang harus segera dikerjakan guna memperkuat perlindungan dan keberpihakan terhadap Orang Asli Papua (OAP).

​Adapun tujuh agenda penting yang diusulkan oleh Senator ARK adalah sebagai berikut:

​Penyusunan Perdasus OAP: Meliputi definisi tata cara pengakuan OAP, atribut OAP, dan aspek legalitas lainnya untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat adat.

​Pengendalian Penduduk: Melakukan pengawasan ketat terhadap arus migrasi guna menjaga keseimbangan demografi di Tanah Papua.

​Regulasi Lembaga Pendidikan Keagamaan: Pembentukan Perdasus terkait kelembagaan pendidikan seperti YPK, YPPK, dan Yapis di Tanah Papua guna meningkatkan kualitas SDM.

​Pemberdayaan Pengusaha OAP: Memberikan ruang dan dukungan kebijakan yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara ekonomi.

​Perlindungan Buruh dan Tenaga Kerja: Menciptakan regulasi khusus bagi buruh dan tenaga kerja yang diprioritaskan untuk OAP.

​Pengakuan Masyarakat Hukum Adat: Mendorong Perdasus yang memberikan pengakuan resmi terhadap keberadaan dan hak-hak masyarakat hukum adat.

​Sensus OAP Secara Detail:

Melaksanakan pendataan menyeluruh dan terperinci terhadap jumlah serta kondisi sosial ekonomi Orang Asli Papua di seluruh wilayah.

​Senator ARK menegaskan bahwa ketujuh poin ini merupakan aspirasi mendasar yang bersentuhan langsung dengan harkat dan martabat OAP.

“Agenda ini mendesak dan harus menjadi prioritas kerja DPR Provinsi dan Pemerintah Daerah demi masa depan Tanah Papua yang lebih berdaulat secara sosial dan ekonomi,” pungkasnya.

​Langkah ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi kebijakan daerah dalam mengimplementasikan otonomi khusus secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Write By. ALFK

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator Agustinus R Kambuaya Kolaborasi Monitoring Bulog

    Senator Agustinus R Kambuaya Kolaborasi Monitoring Bulog

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 116
    • 0Komentar

    HPN, Kota Sorong Kelurahan Klademak, 13 Desember 2025 – Senator ARK Bersama Tim Perum Bulog Mengunjungi Gudang Bulong untuk memastikan kesiapan beras dan minyak sebagai stok pangan dan minyak yang akan di salurkan ke 5 Kabupaten dan Satu Kota. Disela kunjungan tersebut, Senator ARK Berdiskusi secara langsung dengan kepala bulog dan staf di Gudang Dolog […]

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta 19 November 2025, Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, […]

  • Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PBD 20 Februari 2026, Kepada HPN Senator ARK Menyampaikan pandandan dan kritikan keras kepada MENPAN BR. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK. Menpan RB Tidak hargai UU Otsus. Menurut ARK, Undang-undang Otsus sama kedudukanya sama dengan UU ASN. Mengapa dalam prakteknya resim undang-undang ASN lebih mendominasi UU Pemerintahan Daerah 23 dan 32 bahkan UU […]

  • ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

    ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 206
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 21 November 2025 – Senator Aguatinus R Kambuaya yang merupakan Anggota Pansus DPR Papua Barat, Tim Penyusun PP 106, PP 107 menyanpaikan keprihatinan implementasi otsus. Senator ARK, 21 November menjadi tanggal bersejarah bagi pemerintah di tanah Papua. 21 Novemver 2001 menjadi momentum dimana lahirnya Undang-undang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua. Pemerintahan pusat yang […]

  • Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Seperti kata pepatah sejarah akan mengulang kisahnya. Rotasi bumi seperti memutar masa kembali kepada porosnya. Begitu kita melihat Papua. Perang dunia kedua, medean pertempuran sekutu dan jepang justru terjadi di pacific dan khususya Papua. Biak, Jayapura, Sorong sausapor, Medean sejarah kelam perang. Eskalasi geopolitik kawasan pacific antara sekutu Amerika dan cina kian meningkat. Perang dingin dominasi […]

  • Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Papua Barat Daya 27 Agustus senator ARK menyoroti dinamika UU Perampasan Aset. Menurut ARK Aset adalah hasil dari pengelolaan kekayaan negara. Selama ini kekayaan alam sudah di kelola dan di manfaatkan oleh para oligarki yang punya modal dan akses kekuasaan. UU Omnibus Law dan UU Minerba dinilai belum sepenuhnya menjamin daerah serta masyarakat adat menjadi […]

expand_less