Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

ARK, Pemerintah Pusat Kompensasi Jaga Hutan Harus Di Berikan Kepada Masyarakat Adat Papua

  • account_circle Athor
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 51

Senator ARK, Isu efek rumah kaca dan kerusakan alam ekosistem selama ini menjadi isu Global. Dalam kenyataannya program kongkrit Nest Zero Emition belum berjalan baik.

Selama ini Provinsi kalimantan yang hutannya hampir 80% telah rusak akibat perkebunan, ilegal logoing dan tambang mendapatkan kompensasi sampai ratusan miliard.

Menurut ARK, Sementara Papua yang terus konsisten menjaga hutan belum mendapat manfaat langsung dari Program pembiayaan jasa dan kompensasi jaga hutan.

Skema RBP REED+ (Result-Bassed Payment For REDD+) adalah skema insentif keuangan Internasional yang di verikan kepada negara-negara berkembang termasuk Indonesia yang berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca.

Sebagai senator saya akan terus berjuang keras untuk mendorong hal ini. Menurut ARK dinas kehutanan Provinsi PBD harus bekerja Extra Time mendorong perlindungan hutan dan kompensasi karbon kepada Masyarakat adat.

Hindari pemberiaan pertimbangan teknis dan rekomendasi yang terus mengeluarkan status kawasan hutan adat, lindung dan konserfasi dan berikan kepada Swasta sawit.

Selama ini banyak kejadian pemerintah daerahlah yang berperan aktif memberikan rekomendasi dan kemudahan kepada Investor pembabat hutan adat. Rekomendasi Pertimbangan Teknis Kehutanan Merupakan Dasar yang selama ini belum banyak di ketahui masyarakat.

Pemerintah dalam ini dinas kehutanan harus serius dan tmtransfaran terkait dengan status kawasan, pinjam pakai atau mengeluarkan kawasan di peruntukan untuk Pembangunan jalan, jembatan bahkan memberikan kawasan kepada Perusahan sawit.

Kerja-kerja perhutanan sosial harus di genjot untuk mendukung program Skema RBP REDD+. Akses dana internasional banyak tersedia. Namun Program pendukung, dokumen Administrasi harus di siapkan dari tahapan dan jenjang paling bawah di komunitas masyarakat adat. Ini membutuhkan kerja lapangan yang kuat.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

    ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 151
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 21 November 2025 – Senator Aguatinus R Kambuaya yang merupakan Anggota Pansus DPR Papua Barat, Tim Penyusun PP 106, PP 107 menyanpaikan keprihatinan implementasi otsus. Senator ARK, 21 November menjadi tanggal bersejarah bagi pemerintah di tanah Papua. 21 Novemver 2001 menjadi momentum dimana lahirnya Undang-undang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua. Pemerintahan pusat yang […]

  • Senator ARK Minta Pemerintah Dan Perusahaan Sawit Hormati Masyarakat Adat Sorong Selatan Dan Kedepankan Dialog

    Senator ARK Minta Pemerintah Dan Perusahaan Sawit Hormati Masyarakat Adat Sorong Selatan Dan Kedepankan Dialog

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sorong 18 Februari 2026, Senator ARK memberikan tangapan terkait konflik masyarakat adat dan swasta perusahan sawit di sorong selatan. Menurut ARK, protes masyarakat ini di tangapi dengan cara dialog dan mendengar kemauan masyarakat. Kita seolah seperti mau konflik dengan masyarakat sendiri. Ini di sayangkan, kehadiran pemerintah dan seluruh perangkatnya harus bisa memastikan hak-hak masyarakat di […]

  • Senator ARK Desak Presiden Terbitkan PP  Desa Sebelum Akhir Tahun

    Senator ARK Desak Presiden Terbitkan PP Desa Sebelum Akhir Tahun

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 122
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 20 November 2025 – Senator Agustinus R Kambuaya yang juga merupakan Wakil Ketua DPP Desa Bersatu Indonesia Maju Kembali mempertanyakan perkembangan Peraturan Pemerintaah tentang desa. Senator Ark Menyatakan bahwa, Pemerintah memang dituntut untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024. Meskipun UU tersebut sudah disahkan […]

  • Flm Pesta Babi Evaluasi Jujur Kepada Negara, Tidak Perlu Paranoid

    Flm Pesta Babi Evaluasi Jujur Kepada Negara, Tidak Perlu Paranoid

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Papua Barat Daya 13 Mei 2026, Senator Agustinus R. Kambuaya Menangapi Viralnya Flm Pesta Babi. Menurut Ark juga turut prihatin atas penjeagalan dan larangan pemutaran film ini di beberapa daerah di Indonesia. Menurut Senator Muda ARK Bahwa Menyikapi film ini tidak perlu paranoid atau saling mencurigai. Justru ini menjadi cermin untuk kita semua berkaca, melihat […]

  • ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

    ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kegagahan republik kita ditampar muka dengan kejadian anak sekolah yang bunuh diri di NTT. Karena tidak bisa membeli buku, anak sekolah ini memutuskan gantung diri. Cita-cita pendiri bangsa dalam UUD yang ingin  mencerdaskan kehidupan bangsa berubah menjadi duka bangsa. Kejadian ini memilukan, memalukan kita sebagai bangsa dan negara Indonesia. Alih-alih membangun proyek-proyek fisik yang mercusuar […]

  • Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

    Senator ARK Mendesak Mendagri Tierbitkan PERDA Pajak Retribusi Daerah Papua Barat Daya

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 96
    • 0Komentar

    HMP, Jakarta, 19 November 2025 –  Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi […]

expand_less