Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 89

Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua.

Selain Pak Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang.

Pak Hasyim Yth, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan Papua. Sementara kondisi real masyarakat Papua makin tersingkir. Uang diberikan tanpa kewenangan, pemerintah daerah di Papua bagai jalan di tempat. Menilai 200 Triliun dengan 25 Tahun tidak apel to apel atau tidak fair.

Lihat kedalam, bagaimana pemerintahan, kewenangan yang terbatas, antara perintah UU Otsus dan implementasi tidak sejalan. Pegang kepala lepas ekor.

Gubernur PBD Menyampaikan kondisi reaal, jeritan para Gubernur di 6 Provinsi. Atas Nama Efisiensi anggaran di pangkas, sementara tuntutan tugas bersa. Belum lagi beban memastikan Program Nasional sukses di daerah.

Pak hasyim layaknya pemimpin negeri ini, pengamat dan orang Jakarta yang selalu melihat Papua dengan Akumulasi 200 Triliun selama 25 Tahun. Seolah-olah Negara buat hitung-hitungan dengan Papua. Negara seperti merasa rugi.

 

Kalau berhitung begitu, maka mari kita hitung berapa banyak sumberdaya alam Papua di keruk dengan sumbangan kepada Devisa Negara.? Bertanya dengan nada lembut?

Provinsi Papua Barat Daya Diera Pemekaran Anggaran Turun Dari 3 Triliun Menjadi 900 Miliard. Dengan anggaran seperti ini tidak berarti banyak untuk pembangunan di 5 Kabupaten dan satu Kota.

Itu sebabnya Gubernur Papua Barat Daya Menyampaikan Keluhan kondisi real tahun 2025-2026. Keluhan di jawab justru di jawab Pak Hasyim dengan cerita 200 Triliun Alokasi selama 25 Tahun.

Kalau terus menghitung anggaran yang di kucurkan ke Papua, maka mari kita hitung Investasi yang diberi izin ke Papua.

Realisasi investasi Provinsi Papua Barat Daya sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai Rp2,411 triliun atau sekitar 69 persen dari target investasi nasional yang ditetapkan sebesar Rp3,490 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan investasi yang positif bagi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda di Indonesia ini.

Nilai investasi asing (PMA) di wilayah Papua sangat signifikan, dengan total Rp202 triliun (PMA) dan Rp19,71 triliun (PMDN) dalam 10 tahun terakhir, didominasi sektor tambang (data 2024), meskipun angka spesifik per provinsi bisa bervariasi dan fluktuatif, contohnya Papua Selatan mencapai Rp5,31 triliun (Mei 2024) dan Papua Tengah menjadi yang tertinggi pada 2023.

Data Terbaru & Tren:

Total 10 Tahun (Jokowi Era): Rp202 triliun (PMA) dan Rp19,71 triliun (PMDN) hingga 2024.

Papua Selatan (Mei 2024): Rp5,31 triliun (PMA).

Papua Tengah: Realisasi tertinggi di wilayah Papua pada 2023, didominasi sektor pertambangan.

Papua Barat (2024): Realisasi investasi mencapai Rp13,03 triliun (PMA & PMDN total), menurut laporan Juli 2025.

Kalau perspektif dan narasi melihat Papua dari sisi kucuran Finansial, maka waktunya mari bicara soal BERIKAN KEWENANGAN VISKAL KEPADA PAPUA Biar Papua memiliki kewenangan viskal dalam mengelola SDA nya. Agar adil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK: Kejadian NTT, Alaram Untuk Otsus Dan Pendidikan Di Papua

    Senator ARK: Kejadian NTT, Alaram Untuk Otsus Dan Pendidikan Di Papua

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta 6 Februari 2026, Senator ARK, Kejadian anak bunuh diri di NTT karena tidak bisa mebeli buku mejadi tamparan wajah NKRI di mata dunia. Untuk urusan pendidikan saja kita tidak bisa. Bagaimana dengan pertahanan keamanan. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK ini, bahwa kejadian NTT menjadi peringatan system pendataan kemiskinan ekstrim kita. Sistem pendataan […]

  • Flm Pesta Babi Evaluasi Jujur Kepada Negara, Tidak Perlu Paranoid

    Flm Pesta Babi Evaluasi Jujur Kepada Negara, Tidak Perlu Paranoid

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Papua Barat Daya 13 Mei 2026, Senator Agustinus R. Kambuaya Menangapi Viralnya Flm Pesta Babi. Menurut Ark juga turut prihatin atas penjeagalan dan larangan pemutaran film ini di beberapa daerah di Indonesia. Menurut Senator Muda ARK Bahwa Menyikapi film ini tidak perlu paranoid atau saling mencurigai. Justru ini menjadi cermin untuk kita semua berkaca, melihat […]

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    Kontras Legislasi: RUU Masyarakat Adat Mandek 10 Tahun, Omnibus Law Melaju Pesat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., menyoroti ironi dalam proses legislasi nasional, di mana Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat tak kunjung disahkan setelah satu dekade, sementara Undang-Undang Omnibus Law justru dipercepat. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan minimnya keberpihakan negara terhadap hak-hak masyarakat adat. Perjuangan […]

  • Dalam Keadaan Terluka Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Apakah NKRI Mencintai Orang Papua ?

    Dalam Keadaan Terluka Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Apakah NKRI Mencintai Orang Papua ?

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 27
    • 0Komentar

    CATATAN REFLEKSI 81 TAHUN NKRI* Dalam Keadaan Terluka, Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Sebaliknya Apakah NKRI Mencintai Orang Papua Jangan pernah mempertanyakan nasionalisme orang Papua Di tengah luka, pengungsian, ketakutan, bahkan ketika tanah dan sumber daya mereka menghadapi berbagai persoalan, rakyat Papua tetap mengangkat tangan memberi hormat kepada Merah Putih. Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia […]

  • Ketua Prima Maybrat Soroti Siswa Tak Terdaftar Di DAPO DIK

    Ketua Prima Maybrat Soroti Siswa Tak Terdaftar Di DAPO DIK

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tiga Siswa Tak Terdaftar Dapodik Gagal Ikut Ujian Di SD Negeri Kambusabo Dan Aktivitas KBM Mandek 1 Tahun Setengah di SD Fatase, Wiforius Kambu Soroti Kinerja Pemda Maybrat. Maybrat, 20 April 2026 — Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Rakyat Adil Makmur DPK Prima Maybrat Wiforius Kambu menyoroti serius kinerja Pemerintah Kabupaten Maybrat, khususnya di sektor […]

  • Senator ARK; TKD Tidak Dinaikan, Biar Adil Pemerintah Pusat Harus Ambil Alih Beban Pembangunan Daerah

    Senator ARK; TKD Tidak Dinaikan, Biar Adil Pemerintah Pusat Harus Ambil Alih Beban Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Makasar 21 September 2026, Senator ARK Memberikan Penjelasan Terkait Pernyataan Presiden di media Podcas Akbar Faisal Unsensored. Presiden dalam podcast Akbar Faisal Uncensored menyampaikan bahwa tuntutan para kepala daerah agar Transfer ke Daerah (TKD) dinaikkan tidak serta-merta dapat dipenuhi. Alasan yang disampaikan oleh Presiden dalam Pidcas tersebut adalah bahwa selama bertahun-tahun TKD berada pada kondisi […]

expand_less