Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

  • account_circle Athor
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 15

Jakarta 20 Januari 2026, Senator ARK menyampaikan protes dan keprihatian kepada Presiden.

Masalah perampasan tanah adat Land Grabing di Papua seperti tidak mendapat perhatian. Isu-isu investasi yang mendapat Protes masyarakat Papua seperti tengelam dalam isu nasional yang ada.

Lanjut ARK, Baik DPD RI, Masyarakat adat, MRP, Gereja, pers bahkan NGO Internasional telah mengangkatnya menjadi perhatian publik Internasional, Presiden belum memberikan tangapan.

Bahkan Green Peace Internasional telah mebritakan dengan tema West Papuan Indigenous Rights vs Palm Oil Company Land Grab, Landmark

Indigenous peoples’ organisations, the Sorong regency government and national NGOs have all taken a stand to rescue these Indigenous forest lands from conversion for palm oil production. These permit revocations are the only concrete outcome so far from President Jokowi’s palm oil moratorium and permit review process,” said Wirya Supriyadi, Advocacy Coordinator at WALHI Papua. “But when the chips are down, Jakarta is silent on the case, allowing cashed-up companies to take a bullying court case to retain control of Indigenous lands they were never morally entitled to,”

Media Rain Forest Movement Dan Graind Org, Menulis soal Land Grabing. Isu kerusakan hutan Papua juga telah masuk dalam UN Permanent Forum dalam sidang Tahunan PBB.

Mekipun telah menjadi konsen internasional, didalam negeri pemerintah sendiri seperti menutup mata.

Menurut ARK, kalau berkaca dari bencana Sumatera dan Aceh semuanya bermula dari pembabatan hutan atau perampasan lahan untuk kebun sawit dan ilegal loging.

Lanjut Ark, Karena itu, kerusakan hutan dan perampasan lahan di Papua adalah bencana alam yang diakibatkan oleh bencana kebijakan investasi dan perizinan.

Ketika rakyat Papua, NGO dan Pengiat lingkungan Internasional bicara, dengan mudahnya pemerintah akan menuduh itu AGENDA DAN ANTEK ASING. Seolah-olah melupakan semua deforestasi, perampasan lahan dan hutan yang sudah berjalan. 

Ark Menyampaikan bahwa, Bapak presiden harusnya memberikan perhatian serius, bahkan membuat kebijakan Stop Investasi sawit yang merusak hutan di Papua. Kit masih bisa kelola hasil pertanian, membangun industri air minum kemasan, mendorong pembangkit listrik tenaga air, tenaga surya, angin bahkan Blue Economi. Ekonomi biru dengan potensi laut yang luas.

Menurut Ark, Presiden harus stop dulu kebijakan investasi sawit. Kementerian BKPSDM, Kemenhut, Kementerian ESDM Tidak boleh menjadikan Papua surga investasi yang menjarah dan merusak hutan Papua.

Menurut ARK, Semua ini hanya ambisi memenuhi kebutuhan pasar kapitalisme internasional.

Mengapa tidak ada ruang dialog ekonomi yang demokratis.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Pak Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Pak Hasyim Yth, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan Papua. […]

  • ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

    ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kegagahan republik kita ditampar muka dengan kejadian anak sekolah yang bunuh diri di NTT. Karena tidak bisa membeli buku, anak sekolah ini memutuskan gantung diri. Cita-cita pendiri bangsa dalam UUD yang ingin  mencerdaskan kehidupan bangsa berubah menjadi duka bangsa. Kejadian ini memilukan, memalukan kita sebagai bangsa dan negara Indonesia. Alih-alih membangun proyek-proyek fisik yang mercusuar […]

  • Bertemu Dirjen BPJN Sampaikan Aspirasi Infrastruktur Daerah Dan Aspirasi Pengusaha OAP

    Bertemu Dirjen BPJN Sampaikan Aspirasi Infrastruktur Daerah Dan Aspirasi Pengusaha OAP

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta  kementerian PU 12 Februai 2026, senator ARK mendatangi direktorat jenderal pembangunan jalan dan jembatan (BPJN) untuk menyampaikan sejumlah aspirasi infrastruktur Papua Barat Daya. Diruang rapat BPJN, Rapat yang di pimpin langsung DIRJEN BPJN membahas sejumlah aspirasi termasuk aspirasi pengusaha orang Asli Papua. Dikesempatan yang sama, ark menyampaikan bahwa DOB Baru Anggaranya sanggat terbatas. Untuk […]

  • Agustinus Kambuaya Buktikan Papua Bisa Bicara di Senayan

    Anak Timur Masuk ke Senayan, Agustinus R Kambuaya Siap Buat Perubahan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 41
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 22 November 2025 – Agustinus R. Kambuaya, S.IP., menjadi salah satu wajah baru di DPD RI 2024–2029 yang menyorot perhatian publik. Lahir dan besar di Kamubuaya, wilayah yang jauh dari pusat pembangunan, Agustinus tumbuh dengan kesadaran kuat mengenai tantangan nyata masyarakat Papua. Pengalaman masa kecil itu justru membentuk tekadnya untuk mengejar pendidikan tinggi […]

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    Kontras Legislasi: RUU Masyarakat Adat Mandek 10 Tahun, Omnibus Law Melaju Pesat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., menyoroti ironi dalam proses legislasi nasional, di mana Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat tak kunjung disahkan setelah satu dekade, sementara Undang-Undang Omnibus Law justru dipercepat. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan minimnya keberpihakan negara terhadap hak-hak masyarakat adat. Perjuangan […]

  • Bertemu Dirjen MIGAS, Senator  ARK Mempertanyakan Kelangkaan BBM Di Papua Barat Daya

    Bertemu Dirjen MIGAS, Senator ARK Mempertanyakan Kelangkaan BBM Di Papua Barat Daya

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta 3 Februari 2026, Gedung Kantor Kementerian ESDM. Menyikapi kelangkaan BBM di Papua Barat Daya, Senator ARK Bertemu Direktur Jenderal BPH Migas. Menurut Senator ARK, Pengaduan ini tepat alamatnya ke Dirjen Migas. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) memiliki tugas utama merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang pembinaan, pengendalian, serta pengawasan kegiatan usaha […]

expand_less