Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

ARK; Anak Bunuh Diri Karena Tidak Ada Uang Berputar Didesa, Dana Desa Harus Naikan 5 Miliard Per Desa

  • account_circle Athor
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 69

Kegagahan republik kita ditampar muka dengan kejadian anak sekolah yang bunuh diri di NTT. Karena tidak bisa membeli buku, anak sekolah ini memutuskan gantung diri.

Cita-cita pendiri bangsa dalam UUD yang ingin  mencerdaskan kehidupan bangsa berubah menjadi duka bangsa. Kejadian ini memilukan, memalukan kita sebagai bangsa dan negara Indonesia.

Alih-alih membangun proyek-proyek fisik yang mercusuar memakan biaya. Program MBG justru tidak mampu menjawab buku sekolah untuk anak yang akhirnya bunuh diri.

Dana desa yang selama ini berjalan lancar, ada alokasi dana pendidikan didalamnnya harus di potong demi koperasi desa merah putih. Program-program mercu suar KDMP, MBG, 3 JUTA Rumah, Sekolah rakyat masih melayang-layang di udara.

Dari NNT lah Bapak Presiden terharu soal anak sekolah yang bisa tinggal di Asrama dan bisa makan nasi. Ikaln itu satu dari jutaan anak Indonesia yang harus segera di jangkau. Kejadian NTT menampar muka kita, mempermalukan Indonesia di Dunia.

Kepala Daerah, Menteri Kabinet Merah Putih semua sibuk masing-masing, ego sektoral. Program-program bombastis mandek di tingkat operasional. Keadaan kita sedang seperti Eksperimen terhadap program-program baru.

Rakyat kita bukan Laboratorium Uji Coba Setiap Program-program baru. Semoga kejadian ini menyadarkan kita semua.

Kembalikan dana desa bila perlu tambah 5% Agar Desa berdaya, mandiri menjawab masalah pendidikan dan sosial tanpa proses birokratisasi yang rumit dan panjang.

Kalau dana Desa 5 Miliard, tanpa Koeprasi Badan Usaha Milik Desa Bisa Berjalan, Program Pelatihan Ketrampilan, Kerajinan, Pemdidikan, Kesehatan dan sosial bisa di atasi di tingkat paling bawah.

 

 

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta 19 November 2025, Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, […]

  • Senator ARK Minta Semua Pihak Semua Pihak Kedepankan Prinsip Hukum Humaniter

    Senator ARK Minta Semua Pihak Semua Pihak Kedepankan Prinsip Hukum Humaniter

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Papua Barat 22 Maret 2026, peristiwa penembakan di Aifat Timur yang mengakibatkan dua korban nyawa. Menurut senator ARK Papua tanah damai semakin jauh dari harapan. ARK mengharapan kejadian ini akan menciptakan krisis keamanan di Papua Barat Daya. ARK Mengharapakan semua pihak mengedepankan prinsip-prinsip hukum perang humaniter. Kedepankan prinsip humaniter (Hukum Humaniter Internasional) dalam konflik bersenjata […]

  • Senator ARK, Mengecam KOMNAS HAM RI Terkesan Lambat Merespon Dugaan Penembakan Warga Sipil Di Maybrat

    Senator ARK, Mengecam KOMNAS HAM RI Terkesan Lambat Merespon Dugaan Penembakan Warga Sipil Di Maybrat

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta 17 Agustus, — Senator Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, menilai Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI terkesan lambat merespons dugaan penembakan terhadap warga sipil di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Dugaan penembakan terhadap tiga warga sipil di wilayah Maybrat pada 13 Agustus 2026 telah menimbulkan keresahan dan perhatian luas masyarakat. Karena […]

  • Senator ARK, Efisiensi Peringatan Untuk PEMDA Mandiri, Hentikan Konsumtif Dan Seremonial

    Senator ARK, Efisiensi Peringatan Untuk PEMDA Mandiri, Hentikan Konsumtif Dan Seremonial

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 83
    • 0Komentar

    HNP, Sorong Papua Barat Daya 2025 – Senator ARK Menyampaikan kepada harapan negeri bahwa, dinamika efisiensi ini mendorong daerah untuk berpikir keras dan inovatif. Selama ini pemerintah daerah terlalu bergantung penuh dan menegadah ketas. Mengharapkan belas kasihan transfer. Pernyataan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) harus mandiri dari sisi pendapatan adalah sebuah prinsip penting dalam otonomi daerah. […]

  • Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

    Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SORONG – SUN.NEWS.CO..Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., yang akrab disapa Senator ARK, menekankan pentingnya langkah konkret dari DPR Provinsi di seluruh Tanah Papua dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat lokal Pada senin 09/03/2026. Ia menyarankan tujuh poin agenda prioritas yang harus segera dikerjakan guna […]

  • Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Pak Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Pak Hasyim Yth, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan Papua. […]

expand_less