Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

ARK, Hut Otsus, Aceh Dan Papua Semanggat yang Sama Transfer Berbeda

  • account_circle Athor
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 207

HNP, Jakarta 21 November 2025 –

Senator Aguatinus R Kambuaya yang merupakan Anggota Pansus DPR Papua Barat, Tim Penyusun PP 106, PP 107 menyanpaikan keprihatinan implementasi otsus.

Senator ARK, 21 November menjadi tanggal bersejarah bagi pemerintah di tanah Papua.

21 Novemver 2001 menjadi momentum dimana lahirnya Undang-undang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

Pemerintahan pusat yang selama ini sentralistik kemudian di reformasi menjadi desentralisasi.
Uu otsus lahir dari dinamika politik kutup Papua Merdeka Harga Mati Dan NKRI Harga Mati, sehingga otsus dapat di katakan merupakan pendekatan resolusi , rekonsiliasi konflik.

Perayaan 21 November 2025 di rayakan oleh pemerintah daerah dengan beban dan tangung jawab yang besar. Efisiensi anggaran termasuk juga penurunan dana otsus.

Dampak dari penurunan tersebut, pemerintah daerah berhadapan dengan kompleksitas permasalahan. Kewenangan yang di tarik ke pusat melalui Omnibuslauw melemahkan eksistensi dan keberadaan UU Otsus.
Perlakuan yang berbeda antara Aceh Dan Papua

Ditengah efisiensi anggaran dan penurunan Otsus, pemerintah justru memberikan perhatian yang berbeda kepada Aceh.

Presiden memberikan perhatian kepada Aceh Sejak Sengketa Pulau antara Aceh dan Sumatera. Presiden mengambil alih dan menyelesaikan. Berbeda dengan Papua, membiarkan Mendagri mengurus dan jalan di tempat tanpa kepastian.

Masalah anggaran, Gubernur Aceh mengajukan permohonan Anggaran dan secara kemudian mendapat kepastian akan mendapat penambahan 8 Triliun.

Menurut ARK, Aceh dan Papua ada dalam semanggat yang sama yaitu semanggat resolusi konflik dan Rekonsiliasi. Maka dalam kerangka itu, kebijakannya perlu sama.

Hal berebda di Papua Daerah Otonomi Baru 4 Provinsi di Papua induk tetap berbagi anggaran 14 Trilun. Jadi 14 Triliun di bagi 4 Provinsi masing-masing mendapat 3,5 Trilun. Ini artinya bahwa DOB di Papua di tambah tetapi anggaran tidak di tambah, hanya berbagi antara Provinsi Induk dan DOB Baru.

Begitu juga Papua Barat dan Papua Barat Daya, Anggaran Provinsi Induk 7, 5 Triliun, Berbagai dengan Papua Barat Daya menjadi 3, 2 Triliun.

Kondisi rerakhir Provinsi Papua Barat Daya Pagu Indikatif 1,2 Triliu. Kondisi ini semakin mempersulit daerah.

Disaat yang sama, kementerian mendapatkan anggaran APBN yang besar di setiap kementerian. Kementerian PU 70 Triliun, Badan Gisi Nasional 100 Triliun atau lebih.

Pemerintah pusat segera evaluasi praktek kebihakan ini. Ssnator Agustinus R. Kambuaya menyebut ini sebagai Proses Menuju Pemerintahan Sentralisik jilid ke II.

Ada dua indikator menyatakan Indonesia menuju sentralisasi gaya Orde Baru. Omnibuslauw menarik semua kewenangan ke pusat. Kewenangan Undang-undang sektoral lebih dari UU Otsus dan Pemerintahan Daerah.

Kedua, Anggaran di tarik melalui kebijakan Efisiensi, daerah di kurangi dan kementerian di tambah dengan Anggaran yang besar. Inilah metode sentralisasi baru.

Penumpukan Program dan Proyek di pusat, contoh Proyek Whoosh 6 Triliun. Daerah jakarta bandung transportasi yang sudah lancar semakin di buat cangih. Harusnya anggaran semacam ini di tambah ke daerah otonomi baru.

Daerah kemudian di justifikasi bodoh, malas, miskin dan korup.
Ini semua akan menjadi akumulasi kebuntuan system tata kelola pemerintahan daerah yang berdampak pada masalah kesejahteraan, ketimpangan ekonomi dan sosial.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Prima Maybrat Soroti Siswa Tak Terdaftar Di DAPO DIK

    Ketua Prima Maybrat Soroti Siswa Tak Terdaftar Di DAPO DIK

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Tiga Siswa Tak Terdaftar Dapodik Gagal Ikut Ujian Di SD Negeri Kambusabo Dan Aktivitas KBM Mandek 1 Tahun Setengah di SD Fatase, Wiforius Kambu Soroti Kinerja Pemda Maybrat. Maybrat, 20 April 2026 — Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Rakyat Adil Makmur DPK Prima Maybrat Wiforius Kambu menyoroti serius kinerja Pemerintah Kabupaten Maybrat, khususnya di sektor […]

  • Agustinus Kambuaya Buktikan Papua Bisa Bicara di Senayan

    Anak Timur Masuk ke Senayan, Agustinus R Kambuaya Siap Buat Perubahan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 125
    • 0Komentar

    HNP, Jakarta 22 November 2025 – Agustinus R. Kambuaya, S.IP., menjadi salah satu wajah baru di DPD RI 2024–2029 yang menyorot perhatian publik. Lahir dan besar di Kamubuaya, wilayah yang jauh dari pusat pembangunan, Agustinus tumbuh dengan kesadaran kuat mengenai tantangan nyata masyarakat Papua. Pengalaman masa kecil itu justru membentuk tekadnya untuk mengejar pendidikan tinggi […]

  • Senator ARK, Semua Parpol Nasional Di Papua Harus Perjuangkan Aspirasi Daerah Termasuk TKD Sampai Ke Presiden

    Senator ARK, Semua Parpol Nasional Di Papua Harus Perjuangkan Aspirasi Daerah Termasuk TKD Sampai Ke Presiden

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 181
    • 0Komentar

    HPN, Jakarta 27 November 2025, Senator Agustinus R. Kambuaya mendorong partai nasional yang hadir di tanah Papua untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Papua di level nasional. Khsusnya partai kualisi Presiden. Setiap DPD Partai Nasional yang hadir di Papua harus mampu mengartikulasikan derita rakyat, aspirasi rakyat dan terutama jeritan pemerintah daerah yang menghadapi PEMANGKASAN TRANSFER KEUANGAN DAERAH […]

  • Senator ARK

    Senator ARK Sosialisasikan Empat Pilar di Grha YABSIRA

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 59
    • 0Komentar

    HPN, Sorong – 15 Desember 2025, Sebagai bagian dari komitmen memperkuat wawasan kebangsaan, Senator Agustinus Robianus Kambuaya melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di wilayah Papua Barat Daya. Kegiatan yang berlangsung dalam tiga sesi tersebut menjadi langkah konkret untuk meneguhkan kembali pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam sosialisasi tersebut ditegaskan empat […]

  • Senator Agustinus R. Kambuaya Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI kepada Siswa SMP Negeri 2 Kabupaten Sorong

    Senator Agustinus R. Kambuaya Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI kepada Siswa SMP Negeri 2 Kabupaten Sorong

    • calendar_month Kam, 1 Okt 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kabupaten Sorong, 1 Oktober 2026 — Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, S.IP., S.H., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di SMP Negeri 2 Kabupaten Sorong, Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa, dewan guru, serta jajaran sekolah. Sosialisasi ini […]

  • Dalam Keadaan Terluka Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Apakah NKRI Mencintai Orang Papua ?

    Dalam Keadaan Terluka Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Apakah NKRI Mencintai Orang Papua ?

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 27
    • 0Komentar

    CATATAN REFLEKSI 81 TAHUN NKRI* Dalam Keadaan Terluka, Orang Papua Berusaha Mencintai NKRI, Sebaliknya Apakah NKRI Mencintai Orang Papua Jangan pernah mempertanyakan nasionalisme orang Papua Di tengah luka, pengungsian, ketakutan, bahkan ketika tanah dan sumber daya mereka menghadapi berbagai persoalan, rakyat Papua tetap mengangkat tangan memberi hormat kepada Merah Putih. Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia […]

expand_less