Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

Senator ARK, Protes Perampasan Lahan Sawit Di Papua Mendunia, Presiden Tidak Peduli

  • account_circle Athor
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 29

Jakarta 20 Januari 2026, Senator ARK menyampaikan protes dan keprihatian kepada Presiden.

Masalah perampasan tanah adat Land Grabing di Papua seperti tidak mendapat perhatian. Isu-isu investasi yang mendapat Protes masyarakat Papua seperti tengelam dalam isu nasional yang ada.

Lanjut ARK, Baik DPD RI, Masyarakat adat, MRP, Gereja, pers bahkan NGO Internasional telah mengangkatnya menjadi perhatian publik Internasional, Presiden belum memberikan tangapan.

Bahkan Green Peace Internasional telah mebritakan dengan tema West Papuan Indigenous Rights vs Palm Oil Company Land Grab, Landmark

Indigenous peoples’ organisations, the Sorong regency government and national NGOs have all taken a stand to rescue these Indigenous forest lands from conversion for palm oil production. These permit revocations are the only concrete outcome so far from President Jokowi’s palm oil moratorium and permit review process,” said Wirya Supriyadi, Advocacy Coordinator at WALHI Papua. “But when the chips are down, Jakarta is silent on the case, allowing cashed-up companies to take a bullying court case to retain control of Indigenous lands they were never morally entitled to,”

Media Rain Forest Movement Dan Graind Org, Menulis soal Land Grabing. Isu kerusakan hutan Papua juga telah masuk dalam UN Permanent Forum dalam sidang Tahunan PBB.

Mekipun telah menjadi konsen internasional, didalam negeri pemerintah sendiri seperti menutup mata.

Menurut ARK, kalau berkaca dari bencana Sumatera dan Aceh semuanya bermula dari pembabatan hutan atau perampasan lahan untuk kebun sawit dan ilegal loging.

Lanjut Ark, Karena itu, kerusakan hutan dan perampasan lahan di Papua adalah bencana alam yang diakibatkan oleh bencana kebijakan investasi dan perizinan.

Ketika rakyat Papua, NGO dan Pengiat lingkungan Internasional bicara, dengan mudahnya pemerintah akan menuduh itu AGENDA DAN ANTEK ASING. Seolah-olah melupakan semua deforestasi, perampasan lahan dan hutan yang sudah berjalan. 

Ark Menyampaikan bahwa, Bapak presiden harusnya memberikan perhatian serius, bahkan membuat kebijakan Stop Investasi sawit yang merusak hutan di Papua. Kit masih bisa kelola hasil pertanian, membangun industri air minum kemasan, mendorong pembangkit listrik tenaga air, tenaga surya, angin bahkan Blue Economi. Ekonomi biru dengan potensi laut yang luas.

Menurut Ark, Presiden harus stop dulu kebijakan investasi sawit. Kementerian BKPSDM, Kemenhut, Kementerian ESDM Tidak boleh menjadikan Papua surga investasi yang menjarah dan merusak hutan Papua.

Menurut ARK, Semua ini hanya ambisi memenuhi kebutuhan pasar kapitalisme internasional.

Mengapa tidak ada ruang dialog ekonomi yang demokratis.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fopera Papua Barat Daya Soroti Proyek APBD 2025 Yang Belum Selesai

    Fopera Papua Barat Daya Soroti Proyek APBD 2025 Yang Belum Selesai

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera) Papua Barat Daya menyoroti proyek yang bersumber dari APBD 2025 yang belum selesai terindikasi menimbulkan masalah. Ketua Fopera Papua Barat Daya, Yanto Amus Ijie. Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera) Papua Barat Daya menyoroti proyek yang bersumber dari APBD 2025 yang belum selesai terindikasi menimbulkan masalah hukum. Menurut Ketua Fopera Papua […]

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta 19 November 2025, Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, […]

  • Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan 14 Januari 2026 Senator ARK melakukan interupsi untuk menegaskan persoalan strategis nasional dan daerah. Senator ARK Menyampaikan bahwa kejadian sumatera dan Aceh Merupakan kelalaian manusia atau Faktor Manusia dan kebijakan Pembangunan mengakibatkan bencana. Sambil melaporkan data  33 Juta Hekatar Hutan Papua sejak 2020-2025 ada 1,1 Juta Hekatar Tergerus. 600.000 Hektar rusak akibat investasi. […]

  • Senator ARK

    Senator ARK Sosialisasikan Empat Pilar di SMA Negeri 1 Kota Sorong

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 17
    • 0Komentar

    HPN, Soroang – 13 Desember 2025, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di tingkat SMA terus digencarkan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada generasi muda. Kegiatan yang umumnya dilaksanakan oleh anggota MPR/DPR RI ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat pemahaman pelajar terhadap empat fondasi utama kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, […]

  • Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    Senator ARK Minta KPK Tidak Hanya Dana Otsus, Tetapi Pengelolaan Sumberdaya Alam Perlu Menjadi Perhatian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kita mendukung langkah KPK dalam mengawasi dan mengasistensi dana otsus pemerintah di Provinsi Papua Barat Daya dan Tanah Papua umumnya. Ini merupakan upaya penguatan kelembagaan dan peranan pemerintah. Meski demikian, sektor non pemerintah juga perlu mendapat perhatian. Di Papua ini wilayah birokrasi mendapat perhatian intens dan ketat. Namun wilayah sumberdaya alam luput dari pengawasan. Pengelolaan,pemanfaatan sumberdaya […]

  • Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    Pak Hasyim, Saling Balas Pantun Bukan Solusi Kunjungan Ke Papau

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Pak Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Pak Hasyim Yth, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan Papua. […]

expand_less