Senator ARK Bahas Sejumlah Program Listrik Bersama PLN Wilayah PBD
- account_circle Athor
- calendar_month Jum, 7 Agu 2026
- visibility 14

Sorong 7 Agus 2026 Di Kota Sorong, Senator ARK menggelar rapat bersama jajaran PLN Sorong untuk membahas berbagai agenda strategis di sektor ketenagalistrikan, khususnya peningkatan pelayanan listrik bagi masyarakat Papua Barat Daya.
Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah isu penting, antara lain pelayanan kelistrikan bagi masyarakat, program listrik desa, percepatan elektrifikasi wilayah kepulauan seperti Raja Ampat, serta perluasan akses listrik ke daerah-daerah pedalaman yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Senator ARK juga menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yang menegaskan bahwa penyediaan tenaga listrik dikuasai oleh negara dan diselenggarakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, dengan tujuan menjamin ketersediaan tenaga listrik yang cukup, merata, bermutu, dan berkelanjutan. Pemerintah dan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam kebijakan, pengaturan, pengawasan, serta penyediaan tenaga listrik sesuai kewenangannya.
Dalam rapat tersebut, Senator ARK meminta penjelasan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi PLN di lapangan, antara lain:
Keterbatasan jaringan transmisi dan distribusi di wilayah terpencil dan kepulauan.
Kondisi geografis Papua Barat Daya yang terdiri atas pegunungan, hutan, serta pulau-pulau kecil sehingga pembangunan infrastruktur membutuhkan biaya tinggi.
Ketersediaan pembangkit listrik yang andal dan pasokan energi primer.
Keandalan pelayanan, pemeliharaan jaringan, serta percepatan elektrifikasi desa-desa yang belum menikmati listrik selama 24 jam.
Peluang pengembangan energi baru terbarukan seperti tenaga surya, mikrohidro, maupun sumber energi lokal untuk wilayah yang sulit dijangkau jaringan utama.
Menurut Senator ARK, listrik bukan sekadar infrastruktur, tetapi merupakan fondasi pembangunan. Tanpa listrik yang memadai, pelayanan pendidikan, kesehatan, ekonomi, komunikasi, dan pengembangan usaha masyarakat akan sulit berkembang secara optimal.
“Oleh karena itu, pemerataan akses listrik hingga ke kampung-kampung, pulau-pulau terluar, dan wilayah pedalaman Papua Barat Daya harus menjadi prioritas bersama. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat melalui pelayanan kelistrikan yang adil, andal, dan berkelanjutan.”
— Senator ARK
- Penulis: Athor
