Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Senator ARK, Tanpa Sadar Kita Kembali Menjalankan Pemerintahan Sentralistik

Senator ARK, Tanpa Sadar Kita Kembali Menjalankan Pemerintahan Sentralistik

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • visibility 113

HPN, Jakarta 15 November 2025, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya menyoroti kecenderungan pemerintahan yang mengarah pada kembalinnya sentralisasi kewenangan.

Ciri utama pemerintahan sentralistik adalah pemusatan seluruh wewenang dan kekuasaan pada pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah sangat bergantung pada keputusan pemerintah pusat. Hal ini menyebabkan proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan kebijakan umum lebih mudah diimplementasikan secara seragam di seluruh wilayah.
Berikut adalah ciri-ciri lengkapnya:
Pemusatan wewenang: Semua kewenangan, termasuk dalam hal administrasi dan politik, berada di tangan pemerintah pusat.
Keputusan cepat: Proses pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat karena ditentukan oleh pemerintah pusat.
Kebijakan seragam: Kebijakan umum yang dibuat pemerintah pusat dapat dengan mudah diterapkan ke seluruh daerah tanpa banyak penyesuaian.
Manajemen terpadu: Perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, dan evaluasi menjadi terpadu karena adanya keseragaman manajemen.
Kontrol penuh: Pemerintah pusat memiliki rantai komando yang kuat untuk mengkoordinasikan segala sesuatu, sehingga pemerintah daerah hanya menjalankan instruksi dari pusat dan memiliki kendali yang sangat kecil.

Menurut senator ARK, Skema kebijakan Nasional saat ini menunjukan kecenderungan dominan ke arah sentralistik. Arah kebijakan banyak yang menyesuaikan Omnibuslauw, UU pemerintahan daerah 32 dan UU Otonomi khusus menjadi kabur batasan kewenangan implementasinya. Contohnya perizinan skala besar.

Skema anggaran ditarik dan ditumpuk ke Kementerian Untuk Biayai Program Nasional. Badan Gizi Nasional (BGN) 70 triliun di Tambah 99 Triliun sehingga menjadi 268 Triliun 2026, Kementerian PU 70  Triliun 2025 menjadi 118 Triliun 2026, Koperasi Desa Merah Putih. Proyek strategis nasional (PSN)

Ini yang namanya Restrukturisasi pemerintahan kembali. Omnibuslauw menarik sejumlah  kewenangan daerah, Kementerian Keuangan pusat tarik Anggaran melalui Skema Efisiensi.

Program Nasiona di perkuat anggaran. Proyek Whoosh dan IKN, PSN ini semua tanpa sadar bagian dari kecenderungan kebijakan pemerintahan Sentraliaasi.

Saya sudah berpandangan bahwa,
Tanpa harus di declear bahwa ini sudah sentralistik tetapi praktek sentralisasi sudah di kerjakan.

Kebijakan pembangunan berbasis program pusat, regulasi menarik kewenangan ke pusat. Kementerian di perkuat melalui UU Omnibuslauw, kebijakan dan Program Pusat lebih dominan menguras Anggaran.

Ini ciri khas model pemerintahan yang sentralistik. Kita sudah menjalankan pemerintahan yang sentralistik hari ini, hanya masih ragu dan belum berani mengakuinya.

 

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    UU Omibuslauw Tancap Gas, RUU Masyarakat Adat Jalan Ditempat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Harapan Negeri, Jakarta, 14 November 2025  Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK ini, bahwa Perjuangan masyarakat adat untuk mendapatkan pengakuan, keberpihakan dan Proteksi seolah bagaikan punguk merindukan bulan Ironi RUU Masyarakat adat yang mandek selama 10 Tahun menunjukan bahwa Atribut busana adat […]

  • Wakil Ketua Desa Bersatu ARK Bersama APDESI KALTENG Suarakan Jeritan Desa Kepada Presiden

    Wakil Ketua Desa Bersatu ARK Bersama APDESI KALTENG Suarakan Jeritan Desa Kepada Presiden

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 93
    • 0Komentar

    HPN, Kalimantan Tengah 27 November 2025, Wakil Ketua Umum DPP Desa Bersatu Indonesia Maju, Agustinus R. Kambuaya menerima aspirasi Asosiasi Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Tengah. Agustinus yang di dampingi senator Habib Said Abdurrahman menerima sejumlah aspirasi dan isu yang cukup pelik dan krusial meyangkut dinamika desa di Kalimantan Tengah. 9 Tim APDESI yang datang dari […]

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    Kontras Legislasi: RUU Masyarakat Adat Mandek 10 Tahun, Omnibus Law Melaju Pesat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., menyoroti ironi dalam proses legislasi nasional, di mana Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat tak kunjung disahkan setelah satu dekade, sementara Undang-Undang Omnibus Law justru dipercepat. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan minimnya keberpihakan negara terhadap hak-hak masyarakat adat. Perjuangan […]

  • Senator ARK, Solusi Inflasi Dan Daya Tahan Ekonomi Nasional

    Senator ARK, Solusi Inflasi Dan Daya Tahan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta 21 Juni 2026, Senator Agustinus R Kambuaya  atau yang akrab di sapa Ark memberikan jawaban yang lugas kepada HPN tentang ketahanan ekonomi nasional Menurut Senator ARK itu, bahwa daya tahan ekonomi nasional akan tetap kuat apabila perputaran uang di masyarakat terus terjaga. Sambung ARK, Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah mengembalikan fungsi Dana […]

  • Senator ARK Mengapresiasi Polda Papua Barat Daya Menertipkan Tambang Ilegal Di Tambrauw

    Senator ARK Mengapresiasi Polda Papua Barat Daya Menertipkan Tambang Ilegal Di Tambrauw

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Dicky
    • visibility 80
    • 0Komentar

    HNP, Sorong 17 November 2025 – Senator Agustinus R Kambuaya SIP, SH Mengapresiasi Polda Papua Barat Daya yang turun langsung ke Tambrauw melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang Ilegal Sesuai dengan arahan Presisden Pabrowo pada masa sidang Tahunan 2025, bahwa aktivitas ekonomi yang merusak lingkungan perlu langkah mitigasi. Kabupaten Konservasi karena sekitar 80% wilayahnya merupakan hutan […]

  • Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    Senator ARK, Supaya Adil Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Tetapi Berikan Kewenangan Fiskal Sepenuhnya Kepada Papua

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 95
    • 0Komentar

    HPN,- Jakarta 16 November 2025, Senator Angustinus R. Kambuaya Angkat Bicara Soal Pemangkasan Anggaaran Bagi Tanah Papua. Menurut Senator ARK, Otonomi khusus dalam kerangka negara kesatuan adalah memberi wewenang penuh dan membatasi beberapa kewenangan khusus. Kewenangan yang dibatasi adalah; Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi politik luar negeri, pertahanan, […]

expand_less