Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Senator ARK, Tanpa Sadar Kita Kembali Menjalankan Pemerintahan Sentralistik

Senator ARK, Tanpa Sadar Kita Kembali Menjalankan Pemerintahan Sentralistik

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • visibility 68

HPN, Jakarta 15 November 2025, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya menyoroti kecenderungan pemerintahan yang mengarah pada kembalinnya sentralisasi kewenangan.

Ciri utama pemerintahan sentralistik adalah pemusatan seluruh wewenang dan kekuasaan pada pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah sangat bergantung pada keputusan pemerintah pusat. Hal ini menyebabkan proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan kebijakan umum lebih mudah diimplementasikan secara seragam di seluruh wilayah.
Berikut adalah ciri-ciri lengkapnya:
Pemusatan wewenang: Semua kewenangan, termasuk dalam hal administrasi dan politik, berada di tangan pemerintah pusat.
Keputusan cepat: Proses pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat karena ditentukan oleh pemerintah pusat.
Kebijakan seragam: Kebijakan umum yang dibuat pemerintah pusat dapat dengan mudah diterapkan ke seluruh daerah tanpa banyak penyesuaian.
Manajemen terpadu: Perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, dan evaluasi menjadi terpadu karena adanya keseragaman manajemen.
Kontrol penuh: Pemerintah pusat memiliki rantai komando yang kuat untuk mengkoordinasikan segala sesuatu, sehingga pemerintah daerah hanya menjalankan instruksi dari pusat dan memiliki kendali yang sangat kecil.

Menurut senator ARK, Skema kebijakan Nasional saat ini menunjukan kecenderungan dominan ke arah sentralistik. Arah kebijakan banyak yang menyesuaikan Omnibuslauw, UU pemerintahan daerah 32 dan UU Otonomi khusus menjadi kabur batasan kewenangan implementasinya. Contohnya perizinan skala besar.

Skema anggaran ditarik dan ditumpuk ke Kementerian Untuk Biayai Program Nasional. Badan Gizi Nasional (BGN) 70 triliun di Tambah 99 Triliun sehingga menjadi 268 Triliun 2026, Kementerian PU 70  Triliun 2025 menjadi 118 Triliun 2026, Koperasi Desa Merah Putih. Proyek strategis nasional (PSN)

Ini yang namanya Restrukturisasi pemerintahan kembali. Omnibuslauw menarik sejumlah  kewenangan daerah, Kementerian Keuangan pusat tarik Anggaran melalui Skema Efisiensi.

Program Nasiona di perkuat anggaran. Proyek Whoosh dan IKN, PSN ini semua tanpa sadar bagian dari kecenderungan kebijakan pemerintahan Sentraliaasi.

Saya sudah berpandangan bahwa,
Tanpa harus di declear bahwa ini sudah sentralistik tetapi praktek sentralisasi sudah di kerjakan.

Kebijakan pembangunan berbasis program pusat, regulasi menarik kewenangan ke pusat. Kementerian di perkuat melalui UU Omnibuslauw, kebijakan dan Program Pusat lebih dominan menguras Anggaran.

Ini ciri khas model pemerintahan yang sentralistik. Kita sudah menjalankan pemerintahan yang sentralistik hari ini, hanya masih ragu dan belum berani mengakuinya.

 

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    Tegur Dan Pecat Menpan RB, Penghianat Undang-undang Otsus

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PBD 20 Februari 2026, Kepada HPN Senator ARK Menyampaikan pandandan dan kritikan keras kepada MENPAN BR. Menurut Senator yang akrab di sapa ARK. Menpan RB Tidak hargai UU Otsus. Menurut ARK, Undang-undang Otsus sama kedudukanya sama dengan UU ASN. Mengapa dalam prakteknya resim undang-undang ASN lebih mendominasi UU Pemerintahan Daerah 23 dan 32 bahkan UU […]

  • Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua. Selain Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang. Lanjut ARK, Pak Hasyim YTH, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan […]

  • Senator ARK

    Senator ARK Sosialisasikan Empat Pilar di Grha YABSIRA

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 18
    • 0Komentar

    HPN, Sorong – 15 Desember 2025, Senator Agustinus Robianus Kambuaya menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Papua Barat Daya yang dibagi dalam tiga sesi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat Pilar MPR RI yang disosialisasikan meliputi Pancasila sebagai […]

  • Senator ARK: Minta Prinsip Humaniter Dikedepankan Dalam Konflik Bersenjata

    Senator ARK: Minta Prinsip Humaniter Dikedepankan Dalam Konflik Bersenjata

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Papua Barat 22 Maret 2026, peristiwa penembakan di Aifat Timur yang mengakibatkan dua korban nyawa. Menurut senator ARK Papua tanah damai semakin jauh dari harapan. ARK mengharapan kejadian ini akan menciptakan krisis keamanan di Papua Barat Daya. ARK Mengharapakan semua pihak mengedepankan prinsip-prinsip hukum perang humaniter. Kedepankan prinsip humaniter (Hukum Humaniter Internasional) dalam konflik bersenjata […]

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta 19 November 2025, Menindaklajuti FGD BULD Pada 17 November 2025 di Sorong Papua Barat Daya, Senator Asal Papua Barat Daya Agustinus R. Kambuaya SIP, SH Menyampaikan sejumlah hal kepada MENDAGRI. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat Daya melalui DPRD Provinsi telah menyadari kebijakan Efisiensi anggaran yang di lakukan pemerintah pusat. Sebagai solusinya ekonomi dan Anggaran, […]

  • Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan 14 Januari 2026 Senator ARK melakukan interupsi untuk menegaskan persoalan strategis nasional dan daerah. Senator ARK Menyampaikan bahwa kejadian sumatera dan Aceh Merupakan kelalaian manusia atau Faktor Manusia dan kebijakan Pembangunan mengakibatkan bencana. Sambil melaporkan data  33 Juta Hekatar Hutan Papua sejak 2020-2025 ada 1,1 Juta Hekatar Tergerus. 600.000 Hektar rusak akibat investasi. […]

expand_less