Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

Pak Hasyim, Kunjungan Momen Natal Bukan Untuk Berbalas Pantun

  • account_circle Athor
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 42

Senator ARK Menilai Saling Balas Pantun Utusan Presiden Hasyim Joyohadikusumo dan Gubernur Papua Barat Daya Bukan solusi kebutuhan mendesak di Papua.

Selain Hasyim, Gibran juga ke Papua mengelilingi beberapa kabupaten, bermain bola dan menegok mama-mama Pedagang.

Lanjut ARK, Pak Hasyim YTH, 20 Tahun Lalu Otsus bagai lepas kepala pegang ekor, saling menyalahkan antara Jakarta dan Papua. Sementara kondisi real masyarakat Papua makin tersingkir. Uang diberikan tanpa kewenangan, pemerintah daerah di Papua bagai jalan di tempat. Menilai 200 Triliun dengan 25 Tahun tidak apel to apel atau tidak fair.

Senator ARK Mengajak Lihat kedalam, bagaimana pemerintahan, kewenangan yang terbatas, antara perintah UU Otsus dan implementasi tidak sejalan. Pegang kepala lepas ekor.

Gubernur PBD Menyampaikan kondisi reaal, jeritan para Gubernur di 6 Provinsi. Atas Nama Efisiensi anggaran di pangkas, sementara tuntutan tugas bersa. Belum lagi beban memastikan Program Nasional sukses di daerah.

Pak hasyim layaknya pemimpin negeri ini, pengamat dan orang Jakarta yang selalu melihat Papua dengan Akumulasi 200 Triliun selama 25 Tahun. Seolah-olah Negara buat hitung-hitungan dengan Papua. Negara seperti merasa rugi.

Kalau berhitung begitu, maka mari kita hitung berapa banyak sumberdaya alam Papua di keruk dengan sumbangan kepada Devisa Negara.? Bertanya dengan nada lembut

Senator ARK Mengatakan bahwa Provinsi Papua Barat Daya Diera Pemekaran Anggaran Turun Dari 3 Triliun Menjadi 900 Miliard. Dengan anggaran seperti ini tidak berarti banyak untuk pembangunan di 5 Kabupaten dan satu Kota.

Itu sebabnya Gubernur Papua Barat Daya Menyampaikan Keluhan kondisi real tahun 2025-2026. Keluhan di jawab justru di jawab Pak Hasyim dengan cerita 200 Triliun Alokasi selama 25 Tahun.

Kalau terus menghitung anggaran yang di kucurkan ke Papua, maka mari kita hitung Investasi yang diberi izin ke Papua.

Realisasi investasi Provinsi Papua Barat Daya sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai Rp2,411 triliun atau sekitar 69 persen dari target investasi nasional yang ditetapkan sebesar Rp3,490 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan investasi yang positif bagi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda di Indonesia ini.

Nilai investasi asing (PMA) di wilayah Papua sangat signifikan, dengan total Rp202 triliun (PMA) dan Rp19,71 triliun (PMDN) dalam 10 tahun terakhir, didominasi sektor tambang (data 2024), meskipun angka spesifik per provinsi bisa bervariasi dan fluktuatif, contohnya Papua Selatan mencapai Rp5,31 triliun (Mei 2024) dan Papua Tengah menjadi yang tertinggi pada 2023.

Total 10 Tahun (Jokowi Era): Rp202 triliun (PMA) dan Rp19,71 triliun (PMDN) hingga 2024.Papua Selatan (Mei 2024): Rp5,31 triliun (PMA).Papua Tengah: Realisasi tertinggi di wilayah Papua pada 2023, didominasi sektor pertambangan.

Papua Barat (2024): Realisasi investasi mencapai Rp13,03 triliun (PMA & PMDN total), menurut laporan Juli 2025.

Kalau perspektif dan narasi melihat Papua dari sisi kucuran Finansial, maka waktunya mari bicara soal BERIKAN KEWENANGAN VISKAL KEPADA PAPUA Biar Papua memiliki kewenangan viskal dalam mengelola SDA nya. Agar adil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait mandeknya pembahasan RUU Masyarakat Adat, Senator Agustinus R. Kambuaya angkat bicara.

    Kontras Legislasi: RUU Masyarakat Adat Mandek 10 Tahun, Omnibus Law Melaju Pesat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., menyoroti ironi dalam proses legislasi nasional, di mana Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat tak kunjung disahkan setelah satu dekade, sementara Undang-Undang Omnibus Law justru dipercepat. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan minimnya keberpihakan negara terhadap hak-hak masyarakat adat. Perjuangan […]

  • Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    Interupsi Sidang Paripurna DPD, Senator ARK Minta Hentikan Izin Investasi, Jangan Buat Korban Daerah

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta Senayan 14 Januari 2026 Senator ARK melakukan interupsi untuk menegaskan persoalan strategis nasional dan daerah. Senator ARK Menyampaikan bahwa kejadian sumatera dan Aceh Merupakan kelalaian manusia atau Faktor Manusia dan kebijakan Pembangunan mengakibatkan bencana. Sambil melaporkan data  33 Juta Hekatar Hutan Papua sejak 2020-2025 ada 1,1 Juta Hekatar Tergerus. 600.000 Hektar rusak akibat investasi. […]

  • Senator ARK, Efisiensi Peringatan Untuk PEMDA Mandiri, Hentikan Konsumtif Dan Seremonial

    Senator ARK, Efisiensi Peringatan Untuk PEMDA Mandiri, Hentikan Konsumtif Dan Seremonial

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Athor
    • visibility 52
    • 0Komentar

    HNP, Sorong Papua Barat Daya 2025 – Senator ARK Menyampaikan kepada harapan negeri bahwa, dinamika efisiensi ini mendorong daerah untuk berpikir keras dan inovatif. Selama ini pemerintah daerah terlalu bergantung penuh dan menegadah ketas. Mengharapkan belas kasihan transfer. Pernyataan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) harus mandiri dari sisi pendapatan adalah sebuah prinsip penting dalam otonomi daerah. […]

  • Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Seperti kata pepatah sejarah akan mengulang kisahnya. Rotasi bumi seperti memutar masa kembali kepada porosnya. Begitu kita melihat Papua. Perang dunia kedua, medean pertempuran sekutu dan jepang justru terjadi di pacific dan khususya Papua. Biak, Jayapura, Sorong sausapor, Medean sejarah kelam perang. Eskalasi geopolitik kawasan pacific antara sekutu Amerika dan cina kian meningkat. Perang dingin dominasi […]

  • Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    Senator ARK Menyoroti Kemahalan Dan Perubahan Rute Penerbangan Garuda Ke PBD

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta 29 Januari 2026, Senator ARK Menyoroti Berubahnya Rute Penerbangan Lobok -Bali Sorong yang berubah. Kepada HPN, Senator ARK menyampaikan keprihatinan dan Protes atas berubahnya rute penrbangan sejumlah maskapai. Garuda yang awalnya melayani Lombok- Bali -Sorong atau Bali via Makasar -Sorong. Perubahan rute penerbangan yang mulai jarang ini akan mengangu target eko turisem kita. Target […]

  • Senator ARK; Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Di SMA Agustinus Sorong

    Senator ARK; Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Di SMA Agustinus Sorong

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Hpn, Sorong : 14 Desember 2025, bertempat di SMA Agustinus Kota Sorong . Senator ARK Melakukan Sosialiasi Empat Pilar Kehidupan Berbansa. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini dilakukan oleh DPD/MPRNRI untuk menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada para pelajar. Senator ARK Mensosialisasikan nilai-nilai dasar yang luhur, merupakan jati diri bangsa Indonesia. Nilai-nilai tersebut […]

expand_less