Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Intelktual Muda PBD Apresiasi Pimpinan DPD Bentuk Pansus Sikon Papua

Intelktual Muda PBD Apresiasi Pimpinan DPD Bentuk Pansus Sikon Papua

  • account_circle Athor
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
  • visibility 23

Sorong 24 Mei 2026, Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Sultan Bachtiar Najamudin bersama seluruh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia atas keputusan bersejarah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua.

Keputusan yang ditetapkan dalam Sidang Paripurna Ke-10 di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen Jakarta pada 22 Mei 2026 menjadi momentum penting dalam sejarah perjalanan lembaga DPD RI.

Untuk pertama kalinya, negara melalui DPD RI menunjukkan kepedulian yang nyata, terbuka, dan serius terhadap persoalan kemanusiaan, konflik sosial, keamanan, serta penderitaan masyarakat asli Papua yang telah berlangsung dalam waktu panjang.

Langkah ini bukan sekadar keputusan politik, tetapi juga bentuk keberanian moral dan suara nurani kebangsaan terhadap masyarakat itu sendiri,

Di tengah eskalasi konflik yang terus terjadi di berbagai wilayah Papua sejak tahun 2025 hingga memasuki Mei 2026, rakyat membutuhkan kehadiran negara yang mampu mendengar, memahami, dan mencari solusi damai demi menyelamatkan generasi Papua di masa depan.

Konflik yang berkepanjangan telah membawa dampak kemanusiaan yang sangat besar.

Banyak masyarakat kehilangan rasa aman, korban jiwa terus berjatuhan, anak-anak kehilangan akses pendidikan, pelayanan kesehatan terganggu, dan ribuan warga terpaksa mengungsi meninggalkan tanah kelahiran mereka demi mencari perlindungan.

Karena itu, pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua menjadi harapan baru bagi masyarakat Papua agar persoalan yang selama ini terjadi tidak lagi dipandang hanya dari sisi keamanan semata, tetapi juga melalui pendekatan dialog, keadilan sosial, kemanusiaan, budaya, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat Papua.

Rakyat Papua percaya bahwa perdamaian tidak dapat dibangun dengan kekerasan, melainkan melalui komunikasi, rekonsiliasi, dan keberanian untuk mendengar suara rakyat secara jujur dan bermartabat.

Keputusan DPD RI ini diharapkan mampu menjadi jalan awal untuk:Menghentikan eskalasi konflik berkepanjangan di Papua.Mendorong pendekatan dialog damai dan kemanusiaan.

Menjamin perlindungan terhadap masyarakat sipil.Memastikan hak-hak masyarakat adat Papua dihormati.

Menghadirkan keadilan, pembangunan, dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Papua.

Terima kasih kepada Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dan seluruh senator Republik Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian terhadap suara dan penderitaan rakyat Papua.

Semoga langkah bersejarah ini menjadi awal lahirnya Papua yang damai, bermartabat, aman, dan penuh harapan bagi generasi masa depan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Penulis: Athor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    Senator ARK, Papua Biak Jadi Rebutan Perang Geopolitik Global

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Seperti kata pepatah sejarah akan mengulang kisahnya. Rotasi bumi seperti memutar masa kembali kepada porosnya. Begitu kita melihat Papua. Perang dunia kedua, medean pertempuran sekutu dan jepang justru terjadi di pacific dan khususya Papua. Biak, Jayapura, Sorong sausapor, Medean sejarah kelam perang. Eskalasi geopolitik kawasan pacific antara sekutu Amerika dan cina kian meningkat. Perang dingin dominasi […]

  • Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

    Senator ARK; Minta DPR, MRP, PEMDA Se-Tanah Papua Sinergi Untuk 7 Agenda Mendesak

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SORONG – SUN.NEWS.CO..Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., yang akrab disapa Senator ARK, menekankan pentingnya langkah konkret dari DPR Provinsi di seluruh Tanah Papua dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat lokal Pada senin 09/03/2026. Ia menyarankan tujuh poin agenda prioritas yang harus segera dikerjakan guna […]

  • Senator ARK, Eskalasi Konflik Meningkat Akan Mencoreng Wajah RI di Dunia

    Senator ARK, Eskalasi Konflik Meningkat Akan Mencoreng Wajah RI di Dunia

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Dalam enam bulan terakhir, berbagai konflik di Papua, baik konflik bersenjata maupun konflik yang melibatkan masyarakat adat, menimbulkan keprihatinan dan berdampak pada rasa aman masyarakat. Peristiwa kekerasan di Intan Jaya yang dilaporkan menyebabkan seorang ibu hamil bermarga Welkiana Duwitau meninggal dunia semakin menambah duka bagi masyarakat Papua. Kami meminta Presiden untuk melakukan evaluasi terhadap pendekatan […]

  • Senator ARK, Penghargaan The One Indonesia Magazin Jadi Motivasi Untuk Berkarya

    Senator ARK, Penghargaan The One Indonesia Magazin Jadi Motivasi Untuk Berkarya

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bali 23 Januari 2026, The One Indonesia Magazin Mengelar Indonesia Innovation Excellence AWARD. Penghargaan di lakukan dengan penilaian pada sejumlah Aspek dan Kategori. Ada Figur Kepala Daerah, Tokoh Sosial Masyarakat dalam pengabdiannya. Senator ARK masuk dalam Nominasi The Most Inspiring Connectiing People Aspiration. Pada kesempatan menerima penghargaan, Senator ARK Memberikan sambutan yang mengugah. ARK menyampaikan […]

  • Senator ARK Sesalkan Menteri HAM Pulang Kampung Halaman Tetapi Tidak Responsif Terhadap Krisis Kemanusian Penembakan Di Maybrat

    Senator ARK Sesalkan Menteri HAM Pulang Kampung Halaman Tetapi Tidak Responsif Terhadap Krisis Kemanusian Penembakan Di Maybrat

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Senator ARK menyayangkan kunjungan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, ke Papua Tengah, khususnya Nabire, yang dinilai belum menunjukkan respons serius terhadap situasi HAM di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Kunjungan Menteri HAM ke Nabire, yang juga merupakan kampung halamannya, dalam rangka kunjungan kerja sekaligus mengikuti Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seharusnya menjadi […]

  • Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    Senator ARK; UU Perampasan Aset Membicarakan Aset, Kita Belum Jadi Tuan Diatas Kekayaan Kita Karena UU Omnibuslaw dan UU MINERBA

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle Athor
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Papua Barat Daya 27 Agustus senator ARK menyoroti dinamika UU Perampasan Aset. Menurut ARK Aset adalah hasil dari pengelolaan kekayaan negara. Selama ini kekayaan alam sudah di kelola dan di manfaatkan oleh para oligarki yang punya modal dan akses kekuasaan. UU Omnibus Law dan UU Minerba dinilai belum sepenuhnya menjamin daerah serta masyarakat adat menjadi […]

expand_less