Senator ARK; Presiden Dan Menkopolhukam Berikan Perhatian Maybrat Darurat Kemanusian Jelang HUT RI Ke-81
- account_circle Athor
- calendar_month Jum, 14 Agu 2026
- visibility 20

Jakarta 14 Agustus 2026, Senator ARK Menerima langsung laporan situasi keamanan di Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya.
Senator Agustinus R. Kambuaya (ARK) meminta Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Kapolri, serta Panglima TNI memberikan perhatian serius terhadap kejadian kekerasan yang terjadi di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
ARK menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan masyarakat sipil harus menjadi prioritas utama negara.
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Presiden melalui Menkopolhukam, Kapolri dan Panglima TNI harus memberikan perhatian serius terhadap kejadian kekerasan di Maybrat. Negara harus hadir untuk memastikan masyarakat terlindungi,” tegas ARK.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, ARK mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Barat Daya.
“Semua pihak harus menahan diri. Jangan terpancing melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan daerah.
Momentum 17 Agustus harus menjadi momentum persatuan, kedamaian dan kebersamaan,” ujar ARK.
Ia menekankan bahwa masyarakat sipil tidak boleh menjadi korban akibat konflik maupun gangguan keamanan.
Aparat keamanan juga diharapkan menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan perlindungan masyarakat, serta mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan situasi di Maybrat tetap terkendali.
“Masyarakat harus dilindungi dari gangguan keamanan, bukan sebaliknya masyarakat menjadi korban. Kejadian kekerasan di Maybrat pada 15 Agustus 2026 harus menjadi perhatian serius semua pihak,” katanya.
ARK mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, keamanan merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan, pelayanan publik, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat.
“Kita ingin masyarakat hidup damai, aman dan sejahtera. Jangan ada lagi korban. Negara harus hadir untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat,” pungkas ARK.
Pernyataan Senator Agustinus R. Kambuaya tersebut disampaikan pada Jumat, 14 Agustus 2026, sebagai bentuk keprihatinan sekaligus seruan agar seluruh pihak mengutamakan keselamatan masyarakat dan menjaga Papua Barat Daya tetap aman menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Penulis: Alfius Kambu
- Penulis: Athor



